- KPK memfasilitasi 52 tahanan muslim melaksanakan Salat Iduladha 1447 Hijriah di Masjid Al-Ikhlas, Jakarta Selatan, pada 27 Mei 2026.
- Pihak KPK memberikan izin kunjungan keluarga bagi para tahanan pada hari raya tersebut dari pukul 10.00 hingga 13.00 WIB.
- Pemberian akses ibadah dan kunjungan dilakukan sebagai upaya pemenuhan hak dasar serta bentuk pembinaan bagi tahanan selama proses hukum.
Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memfasilitasi puluhan tahanan muslim untuk menjalankan ibadah Iduladha 1447 Hijriah/2026 di tengah masa penahanan mereka.
Sebanyak 52 tahanan beragama Islam yang berada di Rutan Cabang KPK Gedung Merah Putih dan Gedung C1 dijadwalkan mengikuti Salat Iduladha pada Rabu (27/5/2026).
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan pelaksanaan Salat Ied akan digelar di Masjid Al-Ikhlas, Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan.
Selain 52 tahanan muslim, KPK juga mencatat terdapat lima tahanan beragama Kristen, dua tahanan beragama Katolik, dua tahanan beragama Buddha, dan satu tahanan beragama Hindu dari total 62 penghuni rumah tahanan KPK.
Tak hanya memberikan fasilitas ibadah, KPK juga membuka kesempatan bagi para tahanan untuk bertemu keluarga pada momen hari raya.
“Adapun untuk kegiatan kunjungan keluarga dan kerabat bagi para tahanan dijadwalkan berlangsung pada hari Rabu, 27 Mei 2026, mulai pukul 10.00 hingga 13.00 WIB,” ujar Budi kepada wartawan, Selasa (26/5/2026).
Menurut Budi, pemberian fasilitas ibadah dan kunjungan keluarga merupakan bagian dari pemenuhan hak-hak dasar para tahanan selama menjalani proses hukum.
Selain sebagai bentuk penghormatan terhadap hak asasi manusia, langkah tersebut juga menjadi bagian dari pembinaan yang dilakukan KPK di lingkungan rumah tahanan.
“Karena itu, pelaksanaan ibadah keagamaan rutin difasilitasi dengan tetap mengedepankan tata tertib yang berlaku di lingkungan rutan,” tandas dia.
Baca Juga: Sebut Sumbar dan Jabar Suku Barbar, Abu Janda Resmi Dilaporkan ke Bareskrim!
Momentum Iduladha tahun ini pun menjadi kesempatan bagi puluhan tahanan KPK untuk menjalankan ibadah sekaligus bersilaturahmi dengan keluarga di tengah proses hukum yang masih mereka jalani.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
Pilihan
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
Terkini
-
3 Perkara Korupsi yang Menyeret Febrie Adriansyah Dialihkan ke Kejagung, Plt Jampidsus Bilang Begini
-
Soal Tiga Kasus Korupsi yang Menyeret Febrie Adriansyah, Komisi III DPR Bakal Bentuk Panja Khusus
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
KPK Soroti Dugaan Korupsi Lintas Rezim di Sukoharjo, Diduga 'Tradisi' dari Era Suami ke Istri
-
Sudah Mundur dari Jampidsus, Kapan Febrie Adriansyah Diperiksa? Begini Jawaban Polda Metro
-
Barbuk Emas dan Uang Punya Siapa? Hensa Desak Transparansi Kasus Usai Jampidsus Febrie Mundur
-
Usai Mundur, Jaksa Agung Tunjuk Rudi Margono Jadi Plt Jampidsus Gantikan Febrie Adriansyah
-
Jawa Tengah Darurat Korupsi? 4 Kepala Daerah Terjaring OTT KPK dalam Waktu Singkat
-
KPK Ungkap Modus Bupati Sukoharjo, Gunakan SK Paksa ASN Setor Insentif hingga Rp2,93 Miliar
-
Klarifikasi Kejati Jateng: Tak Ada Pemeriksaan Personel Polri Terkait SPPG