Depok.suara.com - Rafael Alun Trisambodo diketahui juga memiliki beberapa aset. Salah satunya adalah kostan yang ada di daerah Jakarta Barat.
Dimuat dari akun Twitter @Logikapolitik.id, Kostan Rafael Alun Trisambodo memiliki total 21 kamar dengan harga satu kamar Rp2,5 juta. Disebutkan kostan ini sempat mempunyai masalah.
"Dulu sempet kasus karena gak ada izin, tapi dengan kekuatan uang nolimit kembali dibangun," ucapnya.
Dikatakan di kostan tersebut terdapat dua orang penjaga dan beberapa penghuni kost. Namun mereka malah sering menjadi tumbal uang karena Rafael Alun Trisambodo tidak memperhatikan kondisi kostan.
Disebutkan bahwa Rafael Alun Trisambodo awalnya menyebutkan uang listrik tidak akan diminta. Namun setelah ada yang ngekost, Rafael Alun Trisambodo akan meminta uang listrik.
"Jadi kosannya pada sepi, giliran ada kerusakan kosan, gak ada yang mau benerin, kadang anak-anak kost nya sendiri yg benerin," jelasnya.
Bahkan PLN dikatakan sudah kesal dengan kostan milik Rafael Alun Trisambodo tersebut. Pasalnya mereka suka nunggak membayar listrik walau sering dibuat kumpul oleh anak-anak Rafael Alun Trisambodo.
"Listrik telat bayar, ngegaji penjaga kost seenak palanya, padahal duit bnyk tp selalu kurang," pungkasnya.
Baca Juga: Layanan Ferry Merak - Bakauheni Favorit, Masyarakat Diimbau Beli Tiket Minimal H-1
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan