Depok.suara.com - Warga Negara Indonesia (WNI) terjaring oleh Departemen Kesejahteraan Sosial (JKM) Malaysia. Hal ini terjadi saat JKM melakukan operasi ketertiban di Kuala Lumpur, pada Selasa (21/3/2023) yang dinukil dari Lambeturah.
Operasi itu merupakan bagian dari upaya JKM guna meredam maraknya aktivitas pengemis di ibu kota Malaysia tersebut. Agar membuat wilayah tersebut bebas dari pengemis.
JKM berhasil menangkap 16 pengemis dalam operasi kali ini. Salah satu pengemis yang tertangkap dalam operasi petugas JKM di Kuala Lumpur adalah warga Indonesia.
Disebutkan jika pengemis wanita asal Indonesia itu baru berusia 24 tahun sambil menggendong bayi laki-laki saat ditangkap.Wanita itu ditangkap ketika sedang mengumpulkan sedekah di Masjid Jamek Kampung Melayu.
Dirinya mengaku sebenarnya sudah dilarang oleh sang suami untuk mengemis. Namun, dirinya tetap melakukannya untuk bisa memperoleh uang tambahan.
Ia memperoleh uang hingga 100 ringgit Malaysia (sekitar Rp 340.000) per hari saat mengemis. Namun, dia harus mengeluarkan 40 ringgit Malaysia per hari untuk membayar ongkos berangkat dan pulang dengan Grab.
Wanita itu mengaku masuk ke Malaysia secara ilegal pada 2019. Sebelumnya, dia pernah dipulangkan ke Indonesia pada 2018 usai ditahan oleh petugas imigrasi di sekitar Kuala Lumpur.
JKM menyatakan jika pengemis yang ditangkap bakal direhabilitasi dan dilepaskan kembali ke masyarakat setelah mereka bisa mandiri.
Baca Juga: Fenomena Hujan Es Guyur Pekanbaru, BMKG Ungkap Penyebabnya
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning
-
Dari Live Shopping ke PayLater, Begini Cara Generasi Digital Berbelanja Sekarang
-
Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam
-
Jelajah Tri: Dari Benteng Kuto Besak hingga Ampera, Palembang Makin Terkoneksi di Era Digital
-
Curhat Ratu Sofya, Belum Terima Honor Sepeserpun usai Main Film Dosa
-
Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026
-
2 Oknum Perwira Polda Jatim Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
-
Perempuan Tak Sekadar Belanja, Bazar Fesyen Bertransformasi Jadi Ruang Bertumbuh dan Berjejaring