Depok.suara.com - Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka masuk dalam bursa Calon Presiden 2024. Namanya bahkan mengungguli beberapa tokoh partai seperti Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono dan Ketua Umum PDI-P Puan Maharani.
Dilihat dari kanal YouTube Berita Surakarta, Gibran menanggapi survei tersebut dengan santai. Dirinya mengaku belum terpikirkan soal pencalonan Capres.
"Halah santai saja, kan itu cuma survei," katanya di Balai Kota Solo, Senin (10/4).
Gibran mengaku ingin fokus membenahi Kota Solo hingga selesai masa jabatan. Sikapnya tersebut juga terkait dengan syarat usia Calon Presiden yakni 40 tahun.
"Ndak bisalah capres," jawab pria berusia 35 tahun ini.
Gibran mengaku tidak tahu mengapa bisa masuk dalam bursa Capres 2024 versi LSI. Meski demikian dirinya berharap Capres selanjutnya harus memiliki perhatian pada semua aspek.
"Semua jadi perhatian, korupsi, bola, pembangunan, infrastruktur," tandasnya.
Sebelumnya, survei yang diselenggarakan Lembaga Survei Indonesia (LSI) pada periode 31 Maret-4 Maret 2023, menempatkan nama Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka dalam urutan keenam.
Dalam survei tersebut, disimulasikan pemilihan presiden jika diadakan sekarang. Ada 19 nama yang diajukan sebagai presiden.
Baca Juga: Decksa Almer Alfarezel, Rider Muda Binaan Astra Honda Jadi Juara Balap Talent Cup di Thailand
Dari hasil survei, nama Ganjar Pranowo yang paling banyak dipilih yakni sebanyak 19,8%, kemudian Prabowo Subianto menempati urutan kedua yang dipilih sebanyak 19,3%.
Sedangkan Anies Baswedan berada di urutan ketiga sebanyak 18,4%, dilanjutkan dengan Ridwan Kamil sebesar 5,8%. Lalu Sandiaga Salahuddin Uno sebanyak 2,9%, baru di urutan keenam ada nama Gibran Rakabuming Raka yang dipilih sebanyak 2,7%
Posisi Gibran mengungguli sejumlah nama besar lainnya seperti daripada Mahfud MD sebesar 2,3%, Erick Thohir sebesar 2,1%, Agus Harimurti Yudhoyono sebesar 2,0%, dan juga Puan Maharani sebesar 1,4%.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan
-
Generasi Muda Makin Ramai Masuk Bisnis Waralaba, Mengapa Sektor F&B hingga Ritel Jadi Favorit?
-
Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa
-
Lolos dari Lubang Jarum, Ekuador Tebas Jerman dan Melaju ke Babak 32 Besar
-
LPS Pastikan Keamanan Tabungan, Ratusan Juta Rekening Dijamin hingga Rp2 Miliar
-
Zulhas Respons Keluhan Mitra MBG, Janji Libatkan dalam Perumusan Kebijakan
-
Makan Siang Terakhir di Coban Gede: Keriangan 9 Pelajar SMKN 1 Gempol Berujung Tragedi
-
Cinta untuk Perempuan yang Tidak Sempurna: Teman Teduh Memeluk Kerapuhan
-
Kurs Rupiah Hari Ini: Dolar AS Tembus Rp17.995, Pasar Waspadai Kebijakan The Fed
-
DSI Diminta Jadi Operator Bisnis, Bukan Regulator Baru