Depok.suara.com - Dhendri Ahmad Septian, anggota Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 yang jadi korban penusukan teroris Uzbekistan dikabarkan meninggal dunia di RS Mitra Keluarga Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Kamis (20/3/2023) pukul 11.15 WIB.
Informasi Dhendri telah meninggal dunia dikabarkan melalui pesan berantai yang diterima sejumlah wartawan.
“Innalillahi wainna ilaihirojiun telah meninggal dunia Bripda Dhendri Ahmad Septian di RS Mitra Keluarga Kelapa Gading, hari Kamis tgl 20 April 2023 pukul 11.15 Wib, semoga almarhum Husnul Khatimah diampuni segala dosa2nya dan diterima disisi Allah Ta’ala,” tulis pesan tersebut.
Diceritakan oleh akun Twitter @/islah_bahrawi, Dhendri Ahmad Septian salah satu anggota Satuan Tindak Densus 88, pagi itu sedang makan sahur bersama beberapa rekannya di Tahanan Detensi Dirjen Imigrasi Jakarta Utara, Kelapa Gading.
Mereka melakukan penjagaan terhadap 4 anggota jaringan teroris Uzbekistan yang ditangkap Densus 88 dan Dirjen Imigrasi empat hari sebelumnya.
Namun, bersamaan dengan itu, 3 dari 4 anggota teroris itu berusaha melarikan diri setelah menjebol plafon dan mengambil pisau di ruang dapur.
"Lalu secara membabi buta menusukkan pisaunya kepada siapapun, dan melarikan diri," tulisnya.
Selanjutnya, lima penjaga, tiga dari pihak Imigrasi dan dua dari Densus 88 bersimbah darah. Salah satu petugas Imigrasi gugur tidak lama setelah kejadian itu.
"Dhendri Ahmad Septian mengalami 12 luka tusukan di leher serta sekitar punggung hingga menembus dada. Setelah berjuang selama 10 hari, patriot putra Jogja ini gugur siang tadi 20/04/23 jam 11.15 WIB di RS Mitra Keluarga Kelapa Gading," tulisnya.
Baca Juga: Supaya Arus Mudik Lancar, Durasi Lampu Hijau di Jalur Arteri Cirebon Diperpanjang
Berita Terkait
-
Uya Kuya Bantu Pulangkan Jamil, TKI yang Dipenjara 44 Tahun di Malaysia ke Sumbawa Barat
-
Habib Bahar Bin Smith Jualan Kavling Surga, Pria Ini Ngaku Pernah Transfer Rp4 Juta
-
Pakai Peci dan Kemeja Putih, Anas Urbaningrum Bersimpuh di Makam Suami Megawati Sukarnoputri
-
Dua Menteri Utama Saudi Jamu Mendag Zulkifli Hasan di Jeddah
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Tanpa Desas-desus, Real Madrid Boyong Marc Cucurella dengan Nilai Transfer Rp1,1 Triliun
-
Belanda Gagal Kalahkan Jepang, Virgil van Dijk Diibaratkan Pesawat Boeing Susah Gerak
-
Hasil Piala Dunia 2026: Gol Dramatis Jepang Buyarkan Kemenangan Depan Mata Belanda
-
Bikin Pemain Brasil Mati Kutu, Ayyoub Bouaddi Didorong Gabung Arsenal
-
Viral! Alisson Becker vs Gabriel Ribut Usai Gol Maroko, Blunder atau Miskomunikasi?
-
5 Fakta Pesta Gol 7-1 Jerman atas Curacao: Ulangi Rekor Saat Bantai Brasil
-
Hasil Piala Dunia 2026: Jerman Mengamuk Lumat Curacao 7-1
-
Kontroversi Piala Dunia 2026: Wartawan Dilarang Bertanya dalam Bahasa Spanyol
-
Robek Gawang Jerman! Eks Rekan Justin Hubner Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026
-
Ruang Ganti Brasil Memanas! Endrick Ngamuk Tak Dimainkan Carlo Ancelotti