Depok.suara.com - Uya Kuya berbicara bertemu langsung Jamil Bin Wahab, TKI yang telah merasakan dinginnya penjara di Malaysia selama 44 tahun.
Uya mengatakan bahwa Jamil jadi salah satu TKI yang dibantu olehnya untuk dipulangkan ke rumah.
Suami dari Astrid ini menceritakan bahwa Jamil meninggalkan Indonesia pada tahun 1978 dan saat itu divonis penjara saat usia 20 tahun.
"Dan, sekarang umurnya 63, dan alhamdulillah sekarang dapat pengampunan dari raja dan bapak ini umur 63 mau ke 64 artinya bayangkan selama 44 tahun di penjara," tutur Uya Kuya melalui video yang dibagikan di akun Instagram pribadinya, @/king_uyakuya, pada Rabu (19/4/2023).
Saat ditanya Uya, di mana Jamal tinggal? Bapak itu mengatakan dirinya tinggal di Desa Tepas, Kecamatan Taliwang, Sumbawa, Nusa Tenggara Barat.
Uya lalu meminta masyarakat yang tahu di mana tempat tinggal Jamal sesungguhnya agar bisa memberikan informasi.
"Kalau tahu bapak ini, karena bapak ini tidak tahu tinggalnya di mana, bapak ini sudah pulang ke Indonesia sudah bebas dari tahanan selama 44 tahun ditahan. Kita mau pulangkan ke Desa Tepas, Kecamatan Taliwang, NTB. Kalau tahu keluarganya hubungi kami," ungkap Uya.
Tak lama setelah video perbincangan Uya Kuya dengan Jamal viral, seorang netizen yang mengaku keluarga Jamal memberi kabar lewat kolom komentar bahwa Jamal tinggal di Desa Tepas RT 08/03 Kecamatan Brang Rea, Kabupaten Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat.
"Kita keluarganya mas king_uyakuya," tulis netizen.
Baca Juga: Ada Bagi-bagi Sayuran Gratis di Depok
Dilansir dari Kompas.com, Kepala Balai Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Nusa Tenggara Barat (NTB), Mangiring Hasoloan Sinaga, mengatakan bahwa Jamil ditahan oleh polisi di wilayah Kluang, Johor, karena menggunakan senjata api pada 22 Desember 1982.
Hakim Mahkamah Sesyen Johor Baru menyatakan Jamil bersalah dan divonis hukuman seumur hidup saat sidang tanggal 9 Februari 1983.
"Pada tanggal 22 Maret 2023 yang bersangkutan mendapat pengampunan dari Sultan Johor dan diperintahkan agar segera dibebaskan serta diantar pulang ke Indonesia," tutur dia.
Berita Terkait
-
Habib Bahar Bin Smith Jualan Kavling Surga, Pria Ini Ngaku Pernah Transfer Rp4 Juta
-
Pakai Peci dan Kemeja Putih, Anas Urbaningrum Bersimpuh di Makam Suami Megawati Sukarnoputri
-
Dua Menteri Utama Saudi Jamu Mendag Zulkifli Hasan di Jeddah
-
Viral Pedagang Tagih Utang, Bupati Kepulauan Sula Akui Utang Rp85 Juta Milik Anak Buahnya
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
Krisis Perlindungan di Zona Konflik: Insiden Berulang Minim Akuntabilitas
-
Purbaya Ungkap Harga BBM Stabil karena Ditanggung Pertamina Sementara
-
Kutip Hamkke Gamyeon Meolli Ganda, Prabowo Tegaskan Persahabatan dan Masa Depan Bersama RI-Korsel
-
Prioritaskan Pelayanan Masyarakat, Pemkab Sleman Tak Berlakukan WFH Satu Hari Sepekan bagi ASN
-
Bugatti Chiron Herms Edition, Hypercar dengan Sentuhan Fashion Mewah
-
28 Kode Redeem FC Mobile 1 April 2026, Amankan Hadiah Spesial dan Kunci Jawaban Kuis Level Susah
-
Ancaman Baru dari Perubahan Iklim, Rantai Makanan Laut Ikut Terganggu
-
Balik Main Sinetron, Arya Saloka Pilih Sutradara dan Penulis Sendiri
-
Penasaran Harta Terbaru Prabowo-Gibran? KPK: Sudah Lapor dan Bisa Dicek Publik!
-
Jokowi Jamu Hidangan Spesial untuk Dubes Iran, Ada Gulai Kambing, Lontong Sayur hingga Nasi Goreng