Depok.suara.com - Pria yang dituduh melakukan pelecehan seksual sesama jenis di toilet mal kawasan Serpong akhirnya angkat bicara. Dirinya menyatakan tuduhan tersebut merupakan fitnah.
Diketahui sebelumnya media sosial heboh dengan dugaan aksi pelecehan seksual sesama jenis. Berawal dari akun TikTok Nicholas Thunggal, pria tersebut dinarasikan sebagai pelaku pelecehan seksual.
"Posisi lagi di sms, teman gue lagi di toliet lalu orang ini tiba-tiba mau megang Mr P teman gue," tulis akun nicholasthunggal dikutip TribunnewsBogor.com, Selasa (9/5/2023).
Namun setelah kabar tersebut viral, pria yang diduga pelaku angkat bicara dan membantah tuduhan tersebut. Melalui akun Tiktoknya, pria ini menjelaskan kejadian sebenarnya.
"Saya akan klarifikasi menggunakan bukti dan fakta bahwa saya tidak pernah melakukan yang dituduhkan kepada saya yang di video tersebut," imbuh sang pria.
Dirinya menjelaskan kronologi bahwa saat itu sedang pergi beli roti salah satu mal di Tangerang, setelah itu dirinya berniat ke toilet sebelum pulang. Tetapi Karena toilet di lantai ground ramai, dia pun pergi ke lantai satu.
Dirinya menyatakan awalnya hendak
buang air kecil. Namun ada seorang pemuda berdiri di sebelahnya, pria tersebut melihat keanehan.
"Tidak ada orang sama sekali, saya langsung menuju ke urinator pojok sebelah kiri. Beberapa saat kemudian, ada orang di samping saya, lalu orang ini menghadap ke saya menunjukkan alat vitalnya. Namun saya abaikan. Tetapi orang ini tetap menghadap ke saya menunjukkan alat vitalnya dengan membersihkan menggunakan tisu. Karena saya anggap itu aneh, akhirnya saya membilas, dan mengambil barang saya yang ada di atas urinator," ungkap sang pria.
Namun sebelum keluar dari toilet, pria tersebut sempat bertanya ke pemuda yang mengganggu pikirannya tersebut. Tetapi niat baik dari pria ini malah menyebabkan fitnah luar biasa.
"Saat saya meninggalkan toilet, saya tanya kepada orang itu 'apakah kencingnya kurang lancar? sambil menatap urinator yang kering yang seperti tidak digunakan'. Saya berniat menepuk pundak dia untuk berpamitan. Namun tiba-tiba dia berteriak seakan-akan saya ingin melakukan pelecehan," ujar sang pria.
"Dia berteriak 'lu enggak tahu gue, lu enggak tahu backup-an gue, sini lu keluar'. Ketika saya keluar dari toilet, pacarnya itu sudah stand by memvideo saya dengan menggunakan masker. Diduga korban ini menuduh saya melakukan pelecehan seksual," sambungnya.
Pria tersebut langsung keluar dari toilet, namun di luar sudah ada kekasih orang yang berteriak. Pria itu meminta agar orang itu pergi dengannya ke pos satpam untuk menengahi kasus ini.
Namum Kekasih pria itu kemudian merekam dan mengancam akan memviralkan kejadian tersebut. Hingga akhirnya, sang pria tak menyangka bakal viral.
"Saya mengatakan lebih baik untuk pergi ke pos satpam atau ke kantor polisi jangan teriak doang. Namun dia tidak mau dan suruh saya pulang dengan kata-kata 'besok lu bakalan viral di TikTok," imbuh sang pria.
Fakta dan penjelasan korban
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Sepertiga Remaja Alami Masalah Kesehatan Mental, Skrining Tanpa Pendampingan Tak Berarti
-
BNI Sekuritas Buka Suara soal Dugaan Perundungan yang Seret Nama Pegawai di Media Sosial
-
Fashion Show dari Limbah hingga Bazar UMKM Ramaikan Alun-alun Cilegon
-
Ketika Penyandang Disabilitas Didorong Membangun Bisnis Berkelanjutan
-
KPK Tahan 4 Tersangka Baru Korupsi Asuransi Fiktif PT Pelni Rp263 Miliar
-
Limbah Sianida vs Kemarau Panjang: Saat Sungai Cikaniki Mati Rasa dan Warga Berjuang Demi Air Bersih
-
Askrindo Pertajam Strategi Pertumbuhan, Fokus Diversifikasi Produk hingga Digitalisasi
-
Optimalkan Pelayanan Publik, Mendagri: Pentingnya Penguatan Kapasitas & Dukungan Bagi Kepala Daerah
-
Nyaris Beredar! Polisi Gagalkan Distribusi 784 Ribu Butir Obat Keras Ilegal di Bandung
-
Semakin Praktis, Pembayaran Transportasi Umum Kini Cukup Tempel HP