Depok.suara.com - Tiket Indonesia Open yang diselenggarakan pada 13-18 Juni sudah resmi diumumkan. Namun banyak pecinta badminton yang protes dengan harganya.
Dilihat dari akun Twitter @chitattooes, dirinya menyebut ajang Indonesia Open seharusnya digunakan untuk memproduksi bulu tangkis. Namun nyatanya membuat masyarakat umum malas untuk membeli tiket.
"Udah mah badminton dibilang olahraga kagak populer (baru-baru ini banget jadi salah satu argumen ribut sama fans bola), sekarang giliran ada turnamen high-level yg bisa jadi ajang bikin masyarakat melek sama badminton kita, malah bikin orang gak tergerak buat nonton saking konsistennya kenaikan harga tiket," tulisnya.
Menurutnya dengan tiket yang mahal tersebut membuat bulu tangkis menjadi olahraga ekslusif. Sehingga sulit diakses oleh masyarakat umum yang sebenarnya juga berkeinginan untuk mendukung pemain Indonesia.
Apalagi pertandingan Indonesia Open bertepatan dengan datangnya Timnas Argentina yang melawan Timnas Indonesia. Baginya para suporter akan lebih memilih menonton Timnas Indonesia.
"Kali ini gue rasa bahkan yang BL pun wajar kalo ngeskip IO dan lebih milih alokasiin budgetnya buat nonton Argentina vs Indonesia nanti," paparnya.
Selain itu, harganya yang dianggap sama dengan tiket konser membuat orang pilih menabung. Pasalnya pertandingan Indonesia Open akan selalu diselenggarakan tiap tahun.
"Mending konser sekalian. ini org mau nonton olahraga dijejelin artis kek apaan dah request jg kagak wkwkwk," pungkasnya.
Harga-harga yang ditentukan pun tergantung dengan area tempat duduk yang dipilih penonton. PBSI sudah merilis peta posisi tempat duduk Istora Senayan. Berikut daftar harganya.
Baca Juga: Fakta Baru! Rebecca Klopper Telah Laporkan Penyebar Video Syur Mirip Dirinya Sejak 3 Bulan Lalu
HARGA TIKET - VIP
Hari 1: Rp250.000 (presale) - Rp300.000 (normal)
Hari 2: Rp250.000 (presale) - Rp300.000 (normal)
Hari 3: Rp475.000 (presale) - Rp550.000 (normal)
Hari 4: Rp900.000 (presale) - Rp1.100.000 (normal)
Hari 5: Rp1.350.000 (presale) - Rp1.550.000 (normal)
Hari 6: Rp1.750.000 (presale) - Rp2.000.000 (normal)
Badminton Lovers banyak yang sepakat dengan keluhan tersebut. Mereka menyebut kenaikan harga sudah tidak masuk akal.
"Kemungkinan juga, org" bakal milih nonton Messi dkk. Kalo gini ceritanya.
Coba, sekali" lihat peminat badminton dari segi usia, pendidikan. Bahkan lihat UMR Jakarta," papar @gadoxxx.
"Nah, masa PBSI gak ngerti H+1 IO ada hajatan gede di sepak bola dan kemungkinan orang lebih milih nonton bola karena ada Argentina walaupun tiketnya mahal wkwk," ucap @greatxxx.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
- 5 Kipas Angin Sedingin AC Lebih Murah dan Irit Listrik
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Pengembalian Gratifikasi Tak Hapus Pidana, KPK Bakal Dalami Pernyataan Raja Juli
-
Delightfully Deceitful: Thriller Penuh Tipuan dengan Plot Twist Memuaskan
-
Tawuran Remaja di Cengkareng Digagalkan Patroli Gabungan, Celurit hingga Petasan Disita
-
Gaji Pegawai Kopdes Merah Putih Blitar Cair, Nominalnya di Bawah UMK
-
5 Rekomendasi Body Wash Relaksasi, Pengusir Lelah Usai Beraktivitas
-
Menggugat Tradisi di Buku Anjing Mengeong, Kucing Menggonggong
-
Transportasi dan Wisata Jakarta Bakal Digratiskan 5 Hari Saat HUT Ke-500
-
Sambut HUT ke-80, BNI Hadirkan Program Terus Ada, Ada Terus bagi Pengabdian untuk Negeri
-
TVS Callisto 110 Terbaru Meluncur, Apa yang Baru?
-
Biaya Haji 2027 Berpotensi Naik, DPR Minta Pemerintah Cari Celah Efisiensi