Depok.suara.com, Kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) di wilayah Kota Depok yang heboh dan viral di media sosial mendapat sorotan dari berbagai pihak. Salah satunya, sorotan tersebut datang dari Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Depok.
Dalam keterangan resminya Ketua GP Ansor Kota Depok Mohammad Kahfi mengatakan bahwa pihaknya bakal mengawal dan mendorong Kasus KDRT yang viral tersebut agar dapat berjalan lancar tanpa Intervensi dari pihak manapun.
"Tindakan kekerasan tidak dapat dibenarkan apalagi terhadap perempuan dana anak, untuk itu, kami meminta agar Aparat Penegak Hukum dalam hal ini Kepolisian Polres Metro Depok segera memeriksa para pihak terkait, serta menjalankan proses dengan sebaik baiknya sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku," katanya, Kamis (26/5/2023)
Lebih lanjut Kahfi menuturkan, pihaknya dengan tegas menyatakan bahwa korban KDRT jangan sampai di kriminalisasi karena Negara, Pemerintah, Masyarakat dan seluruh Stakeholder terkait harus melindungi dan mendampingi
" Untuk itu, jangan jadikan Korban KDRT tersangka dan bahkan ditahan serta meminta agar Korban segera dilepas untuk memastikan hak-hak korban KDRT dapat dipenuhi," tuturnya.
Selain itu, lanjut Kahfi, pihaknya juga mendorong peran dari Pemerintah Kota Depok melalui Peran UPTD Perlindungan Perempuan & Anak Kota Depok dibawah Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) untuk dapat memenuhi kebutuhan Pendampingan Korban KDRT sebagaimana tugas dan fungsi Perlindungan terhadap Perempuan & Anak.
"Semua pihak harus turut serta mengawal berjalannya kasus ini sampai tuntas. Serta aktif melaporkan segala bentuk kasus kekerasan yang dialami atau dilihatnya kepada pihak yang berwajib," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
Terkini
-
BRI Sediakan Berbagai Layanan Keuangan Andal untuk Kebutuhan Nasabah Sepanjang Libur Lebaran
-
BRI Siap Sedia Layani Nasabah Lebaran 2026: 627 Ribu E-Channel Aktif Layani Nasabah 24 Jam
-
Ketinggalan 1 Rakaat Salat Idulfitri? Ini yang Harus Dilakukan agar Ibadah Tetap Sah
-
Ini Rute Favorit Pemudik dari Bandara Makassar Jelang Lebaran 2026
-
BRI Sediakan Layanan Transaksi Keuangan Andal hingga Super App BRImo di Libur Lebaran
-
Drama Mudik di Senen: Ditipu Tiket Rp540 Ribu, Pasutri Beruntung Diselamatkan Aksi Cepat Polisi
-
Libur Lebaran, BRI Andalkan 1,2 Juta BRILink Agen, 627 Ribu Jaringan E-Channel hingga Super App
-
Broken Strings Cerita Aurelie Moeremans Jadi Korban Child Grooming Diangkat ke Layar Lebar
-
Mengaku News Junkie, Ini Cara Prabowo Pantau Isu Global hingga Dini Hari
-
Sinopsis Assi, Film India yang Dibintangi Taapse Pannu dan Kani Kusruti