Suara.com - Bule asal Belarus tengah jadi sorotan warganet di Media Sosial. Hal ini, lantaran bule tersebut memiliki tato dengan logo Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
Foto tato yang dimili bule itu tersebar di Twitter dan menimbulkan reaksi Kementerian PUPR dan warganet yang terduga.
Foto tato itu diunggah oleh akun Twitter @8truthsandalie yang mengaku bule tersebut meurpakan teman sepedanya. Dalam foto itu, tato dibubudjan di lengan kanan sang bule.
"Sama anehnya, temen sepedaan di Bali WN Belarus, punya tato logo PU katanya biar 'membangun'," cuit akun tersebut yang dikutip, Kamis (25/5/2023).
Menanggapi tato bule itu, Kementerian PUPR pun membolehkan bule itu membubuhkan logo kementerian sebagai tatonya.
Bahkan, lewat akun twitter resminya, Kementerian PUPR meminta sang bule bisa membuat tato dengan sesuai warna asli logo kementerian.
"Boleh lho, lain kali bikin yang versi full color," tulis Kementerian PUPR.
Akun Twitter @truthsandalie pun kembali menimpali balasan Kementerian PUPR, yang mana dirinya ingin menawarkan teman bulenya itu sebagai ajang pemasaran pembangunan yang telah dibangun Kementerian.
"Beliin barang sepeda bagus aja min pake budget pemasaran, dijamin orangnya mau :))," tulis akun tersebut.
Baca Juga: Mudik Lebaran 2023 Sukses, DPR-Menhub Budi Apresiasi Kinerja Kementerian PUPR
Sebagai informasi, logo Kementeria PUPR memiliki peran kementerian untuk mewujudkan infrastruktur pekerjaan umum dan perumahan rakyat yang handal dalam mendukung Indonesia yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian berlandaskan gotong royong.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
Pilihan
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
Terkini
-
Waspada! Modus Phishing hingga Social Engineering Masih Intai Nasabah Bank
-
Pemerintah Klaim Harga Pangan Masih Stabil Jelang Imlek dan Ramadan
-
BUMN Kerahkan Produk Unggulan untuk Pemulihan Pascabencana Banjir Sumatera
-
Ubah Indentitas, Mayoritas Bisnis PIPA akan Lebih Condong ke Migas
-
Pastikan Harga Rumah Subsidi Tak Melejit, Menteri PKP: Program Gentengisasi Masih Dikaji!
-
Tok! Pemerintah Gratiskan PPN 100 Persen untuk Tiket Pesawat Lebaran 2026, Cek Syaratnya
-
DJP Endus Pengemplang Pajak di Sektor Baja dan Hebel
-
Alasan Pemerintah Gunakan Beras Bulog untuk Jemaah Haji
-
Layanan Perbankan Kini Bisa Diakses Lewat Smartwatch
-
11 Juta PBI BPJS Kesehatan Mendadak Nonaktif, Bagaimana Dana Jaminan Sosial Dikelola?