Depok.suara.com - Cerita seorang wanita yang ditelantarkan oleh suaminya mendapat perhatian warganet. Pasalnya suaminya tersebut diduga adalah salah satu pejabat tinggi partai politik dan pengacara.
Cerita ini pertama kali dipublish oleh wanita tersebut di akun Twitternya @HeyFarah, dirinya menjelaskan telah dua bulan ditinggal oleh suaminya. Hal yang miris dirinya ditinggal saat sedang mengandung.
"Dua bulan saya struggle sendirian. Saya ditinggalkan tanpa penjelasan apapun ketika kandungan saya usia 9bln," ucapnya.
"Tepat ditanggal 12 maret saya ditinggalkan. Semua kontak bahkan sosmed dia blokir, hanya menyisakan instagram sbg sarana kami berkomunikasi. Itupun tanpa saling follow," lanjutnya.
Wanita ini lantas harus berjuang seorang diri untuk melahirkan anaknya. Bahkan hingga anaknya lahir, suaminya tak datang untuk berkunjung bahkan hanya mau membiayai Rp150 ribu sebulan.
"Ya, seorang Lawyer dengan banyak kasus dan seorang wakil ketua umum partai hanya memberikan 100rb-150rb utk anaknya," jelasnya.
Karena melihat kondisi seperti itu, wanita ini langsung mendatangi kantor suaminya. Dirinya hanya datang berdua dengan anaknya ke Cisarua, Bogor.
"Saya berusaha menemui dia, menyetir sendiri dari Jakarta ke Cisarua membawa bayi saya. Saya bersyukur sekali selama perjalanan bayi saya tidak rewel, dia tertidur pulas, seperti paham bahwa ibunya sedang memperjuangkannya untuk bertemu ayahnya," ucapnya.
Dirinya mengungkapkan akhirnya bisa bertemu dengan suaminya, hingga diajak menginap di sebuah hotel. Namun pada pagi harinya, suaminya menghilang kembali.
Baca Juga: Maling Jarah Kafe Eskrim Viral di Petitenget Gunakan 6 Truk, Ternyata Ada Saling Klaim
Karena merasakan tidak diharapkan, dirinya mengaku gelap mata dan menabrakkan diri bersama anaknya. Beruntung keduanya selamat walau mengalami luka parah.
"Semuanya terlihat gelap, bahkan saya sudah tidak ingat lagi dg bayi saya. Saya hanya meraung meronta menangis histeris. Yang terpikir oleh saya hanya MATI," paparnya.
Melihat kondisinya, pihak kantor suaminya membawa wanita ini ke rumah sakit jiwa. Mereka menduga wanita ini mengalami depresi hingga perlu dirawat.
Pada kondisi seperti itu, suaminya akhirnya datang dengan dipaksa oleh rekan sejawatnya. Namun dengan langsung melakukan gugatan cerai.
"Ya, dia datang setelah dipaksa oleh rekan sejawatnya. Dia datang menemui saya Hanya untuk menceraikan saya ," pungkasnya.
Warganet yang membaca cuitan ini lantas memburu terduga suami tersebut. Banyak yang menyebut salah satu petinggi partai politik baru.
Berita Terkait
Terpopuler
- 43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026: Klaim 10 Ribu Gems dan Kartu Legenda
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- 8 Rekomendasi Moisturizer Terbaik untuk Mencerahkan Wajah Jelang Lebaran
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Siapa Istri Zendhy Kusuma? Ini Profil Evi Santi Rahayu yang Polisikan Owner Bibi Kelinci
Pilihan
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
-
BREAKING NEWS: Mantan Pj Gubernur Sulsel Tersangka Korupsi Bibit Nanas
-
Trump Cetak Sejarah di AS: Presiden Pertama yang Berperang Tanpa Didukung Warganya
-
IHSG Keok 3,27 Persen Terimbas Konflik Iran-AS, Bos BEI: Kita Sudah Kuat!
Terkini
-
Geger! Trump Siapkan Langkah Ekstrem Lenyapkan Pemimpin Baru Iran Jika Tak Turuti AS
-
Puji Kesetiaan Sheila Dara, Ibu Vidi Aldiano: Dia Menantu yang Sangat Baik
-
Trip Singkat 4 Jam di Blitar: Dari Rumah Masa Kecil Bung Karno Sampai "Umrah" Singkat
-
Menelisik Garasi Andie Dinialdie, Pejabat Sumsel yang Viral gegara Meja Biliar Seharga Alphard Bekas
-
Cara Lapor Gangguan Listrik PLN Online dan Offline
-
7 Lipstik untuk Usia 40-an agar Terlihat Muda dan Fresh saat Lebaran, Mulai Rp18 Ribuan!
-
Harga Minyak Dunia Mulai Meroket, BBM Indonesia Kapan Naik?
-
Mojtaba Khamenei Pimpin Iran, Trump Klaim Siapkan Skenario Akhiri Perang Timur Tengah
-
Unggahan Ahmad Dhani Soal Royalti Tuai Kritik di Tengah Kabar Duka Vidi Aldiano
-
AJI Palembang Buka Posko Pengaduan THR, Jurnalis dan Pekerja Media Bisa Melapor