Depok.suara.com - Lionel Messi bersama dengan Timnas Argentina akan tampil melawan Timnas Indonesia pada gelaran FIFA Matchday di Gelora Bung Karno (GBK). Pertandingan ini sangat ditunggu oleh pecinta sepakbola nasional.
Pasalnya Lionel Messi dan Timnas Argentina merupakan juara Piala Dunia 2022 di Qatar. Sehingga kedatangannya menjadi hiburan yang langka bagi para suporter tanah air.
Walau begitu sebenarnya ada satu sosok legenda Argentina yang pernah bermain di Indonesia. Bahkan figur ini juga bisa mengangkat Piala Dunia untuk Argentina.
Sosok legenda Argentina ini pernah bermain di tiga edisi Piala Dunia bersama timnas Argentina, yakni pada 1974, 1978, dan 1982. Bahkan pada Piala Dunia 1978, Mario Kempes membawa Timnas Argentina juara.
Setelah bermain di beberapa negara Eropa, pada tahun 1996, Kempes memutuskan hijrah ke Indonesia. Dia menerima pinangan Pelita Jaya.
Ketika itu, dirinya dikontrak sebagai pemain yang merangkap pelatih Pelita Jata. Kempes dikontrak Pelita Jaya selama 10 bulan, dengan bayaran mencapai 4.200 dolar Amerika Serikat per bulan.
Kedatangan Kempes tak pelak menjadi daya tarik tersendiri bagi sepak bola Indonesia kala itu. Hal ini karena nama Kempes sudah dikenal luas sebagai legenda sepak bola dunia dan pemenang Piala Dunia.
Walau sudah tidak lagi muda, Kempes masih bisa menunjukkan tajinya sebagai penyerang kelas dunia. Bersama Pelita Jaya, Kempes bermain dalam 15 pertandingan dengan torehan 10 gol.
Pada 1997, Kempes memutuskan gantung sepatu supaya bisa lebih fokus dengan karier kepelatihannya. Selain itu, usia Kempes juga sudah terlalu tua untuk ukuran pesepak bola, yaitu 43 tahun.
Baca Juga: Ria Ricis Punya Lisensi Menyelam Sejak 2019, Ingin Masuk Surga dan Hidup di Air
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123
-
BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas
-
Rambah Hutan Lindung di Batam, PT GTP Jadi Tersangka Korporasi
-
Truk LPG Hantam 11 Kendaraan di Kota Bandung, Pesepeda Wanita Meninggal Dunia
-
TNI Masuk MBG, Aktivis Kritik Pendekatan Militer: Bukan Situasi Perang
-
Atasi Sampah Kabupaten Bogor, PSEL Galuga Siap Dibangun di Atas Lahan Kopassus