- Bareskrim Polri menangkap Kasat Narkoba Polres Tangsel AKP Pardiman bersama tujuh personel.
- Penangkapan dilakukan oleh tim gabungan karena dugaan keterlibatan peredaran gelap narkoba, penyalahgunaan narkotika, dan penyalahgunaan wewenang penegakan hukum.
- Seluruh anggota yang ditangkap saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik Bareskrim.
Suara.com - Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri menangkap Kepala Satuan Reserse atau Kasat Narkoba Polres Tangerang Selatan, AKP Pardiman. Ia ditangkap bersama tujuh personel lainnya terkiat dugaan peredaran dan penyelahgunaan narkoba.
Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Brigjen Eko Hadi Santoso menyebut operasi penangkapan dilakukan oleh tim gabungan Subdit IV dan Satgas NIC Dittipidnarkoba Bareskrim Polri.
“Tim Gabungan Subdit IV dan Satgas NIC Dittipidnarkoba Bareskrim Polri dipimpin Kombes Handik Zusen dan Kombes Kevin Leleury telah melakukan penangkapan terhadap Kasat Narkoba Polres Tangsel,” ujar Eko dalam keterangannya, Senin (27/7/2026).
Selain AKP Pardiman, penyidik juga mengamankan enam anggota Satresnarkoba Polres Tangerang Selatan. Seorang anggota Polda Aceh turut diamankan dalam operasi tersebut.
Eko mengatakan, penangkapan itu berkaitan dengan dugaan peredaran gelap narkoba, penyalahgunaan narkotika, serta dugaan penyalahgunaan wewenang dalam penegakan hukum perkara narkoba.
“Terkait kasus peredaran gelap narkoba dan penyalahgunaan narkoba serta penyalahgunaan wewenang dalam penegakkan hukum narkoba,” ungkapnya.
Meski demikian, Bareskrim Polri belum mengungkap kronologi penangkapan maupun peran masing-masing personel yang diamankan. Seluruhnya masih menjalani pemeriksaan intensif.
Hingga kini, penyidik masih mengembangkan perkara tersebut dan belum merinci identitas maupun keterlibatan masing-masing pihak dalam kasus yang sedang diusut.
Baca Juga: TKP Rusak Jadi Kendala, Polisi Sisir CCTV Usut Kematian Sutrimo
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
APBN Defisit, Purbaya Sepakat Barantin dan Bea Cukai Barengan Awasi Ekspor-Impor
-
Penetrasi Rendah, Edukasi Asuransi Keluarga Digencarkan di Hari Anak Nasional
-
Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
-
Mengurai Symbolic Immortality dan Obsesi Prabowo Menciptakan Program Baru
-
John Herdman Punya Kunci Taklukan Kamboja, Timnas Indonesia Pesta Berapa Gol Malam Ini?
-
Timnas Indonesia vs Kamboja Malam Ini, Nadeo Argawinata: Pantang Anggap Remeh Lawan
-
Head to Head Timnas Indonesia vs Kamboja: 5 Laga Terakhir Garuda Cetak 23 Gol
-
Rupiah Melemah Dekati Rp18.000, Pengunduran Diri Perry Warjiyo Jadi Sentimen Pasar
-
Ayah Korban Pengeroyokan Usai Dituduh Curi Ayam Tinggalkan Tiga Anak
-
Bos Aprilia Puji Marc Marquez: Dia Favorit Juara Dunia Musim Ini