Depok.suara.com - Wenny Arian, sosok viral yang menggugat aktor Rezky Aditya ke Mahkamah Agung (MA) terkait klaim anak biologis, Kekey tengah bersuka cita.
Sebagaimana diketahui, MA resmi merilis pernyataan jika Rezky Aditya memang ayah biologis dari putri Wenny, Naira Kaemita Sasmita.
Wenny mengungkapkan jika kesuksesan atas permohonannya dikabulkan MA tidak terlepas dari peran Tuhan disertai dukungan orang tua.
"Ini semua karena Allah lah, nggak lupa dari doa orang tua. Karena memang yang namanya kebenaran, pasti akan menemukan jalannya," ucap Wenny dilihat dari akun tiktok @lambaian91 (26/6/23).
Wanita berusia 42 tahun itu pun turut mengharapkan suami sah Citra Kirana itu bisa bijaksana memperlakukan Kekey layaknya anak kandung pada umumnya.
"Jadi Rezky saya harapkan, Rezky bisa menerima putusan MA ini dengan baik, dan menjalankan perannya sebagai ayah terhadap Kekey, bagaimana seorang ayah memperlakukan anaknya, mendidik anaknya," sambung Wenny.
Meski begitu, pernyataan gembira Wenny itu tak lepas dari warganet yang melihat tayangan tersebut.
Ada yang menyikapi soal tabiat Wenny yang mana jika benar Kekey anak biologis Rezky, pernah berani berbuat asusila di luar nikah dengan Rezky di mansa lalu.
"kenapa baru inget Allah klo udah gini," cuit seorang warganet.
"ingat Allah kemari2 kemana," sindir netter lain.
"anak diluar nikah bukan tanggung jawab mbak, dia ikut nasab ibunya, n ketika menikah walinya bukan bapaknya tapi wali hakim atau bapak anda," jelas pendapat seorang warganet.
Berita Terkait
-
Momen Desta Merasa Dipermalukan Natasha Rizky Hanya Perkara Cincin, Desta: Aku Ngakunya Orang Kaya di sini!
-
Kisah Habib Jaf'ar yang Nyaris Alih Profesi dari Pendakwah ke Pelatih Khusus Anjing Karna Upahnya
-
Lihai Berjoget di Lagi Lagi Tenis, Nia Ramadhani Bikin Warganet Berfantasi: Rajin ke Club Jadi Paham
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026