Depok.suara.com - Influencer kontroversial Tasyi Athasyia belum lama ini menggelar konferensi pers terkait polemik kasusnya dengan seorang karyawan.
Prahara yang dibuka oleh seorang karyawan yang disebut mendapatkan ancaman dan diberikan bayaran rendah sempat viral di media sosial.
Ditemani suami serta pengacaranya, Tasyi membeberkan penjelasan menurut pihaknya terkait tuntutan yang dilayangkan karyawannya tersebut.
Dalam sebuah sesi tanya jawab, terjadi sebuah momen menegangkan saat Tasyi menghela pembicaraan seorang wartawan berkali-kali.
Tayangan itu diabadikan oleh akun tiktok @gak.muda.lagi (27/6/23). Awalnya wartawan tersebut bertanya dengan ramah dan sopan terkait dugaan pemaksaan.
"Ketika mereka didatangi itu, asumsi mereka ada pemaksaan.." ucap sang wartawan yang belum tuntas menjelaskan.
"Bohong," ketus Tasyi memotong.
"Maksudnya pemaksaan tanda tangan atau..." lagi-lagi si wartawan belum tuntas menjabarkan.
"Bohong, bohong," hela Tasyi berkali-kali.
Terdengar upaya beberapa kali ucapan yang tidak selesai untuk menimpali pendapat Tasyi, justru dipotong oleh Tasyi secara berulang.
"Cukup, sudah cukup, cukup bikin statment kita yang menekan orang," damprat Tasyi.
Tayangan tersebut tak pelak membuat publik warganet berkomentar. Banyak yang menyoroti soal etika suka memotong pembicaraan Tasyi sudah jadi cerminan mengapa karyawannya tidak betah.
"Gimana ga tertekan kalo kaya gini non," tulis seorang warganet.
"nah tau kan alasan mantan krywn ny knp ga mau ketemu ,takut bgt ," saut netizen lain.
"Kogituuuuu kan tugasnya wartawan itu nanyaa, masa gaboleh nanya sih," cuit warganet prihatin.
"kerasa bengis g sih mrka ini ," cibir netizen lain.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan