Depok.suara.com - Guna menyambut akan diadakannya Piala Dunia U-17 di Indonesia, PSSI disebut tengah gencar meninjau kelayakan stadion-stadion yang akan digunakan gelaran tersebut.
Salah satu stadion yang dipertimbangkan adalah Jakarta International Stadium (JIS), namun PSSI masih meragukan kelayakan stadion itu untuk ajang bergengsi.
Federasi sepakbola Indonesia itu menyebut JIS tidak memenuhi standar FIFA dalam beberapa aspek, seperti akses transportasi, yang membuat mereka mengklaim stadion itu belum memenuhi syarat.
Ditengah polemik stadion yang berlokasi di Jakarta Utara itu, komentator olahraga Hadi Gunawan atau yang akrab disapa 'Bung Ahay' mengkritik klam PSSI yang meragukan kualitas JIS.
"Gue bingung sebetulnya ngomongnya, yang dimaksud PSSI tidak standar FIFA tuh yang gimana?" Jelas Bung Ahay dilihat dari podcast kanal youtube T10 TV (3/7/23).
Hadi menyebutkan alasan PSSI menjadikan urusan akses transportasi sebagai persoalan tidak masuk akal.
Sebab menurut Bung Ahay, cuma Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), stadion di Indonesia yang punya akses mudah dari pusat kota.
"Masalah transportasi ke stadion, stadion mana yang di Indonesia yang memiliki transportasi publik langsung ke stadion, cuman GBK bro," jelas Bung Ahay.
Kritik ini tentu menyangkut tentang pernyataan viral PSSI yang menyebut hanya ada lima stadion di Indonesia yang sudah berstandar FIFA, dan JIS tidak tergolong di dalamnya.
Berita Terkait
-
Perdebatan Aturan Baru FIFA: Seluruh Bagian Tubuh Tidak Sejajar dengan Lawan, Baru Dinyatakan Offside, Bola Rasa Futsal?
-
Inilah Detail Alasan Lady Nayoan Belum Juga Gugat Cerai Rendy Kjaernett: Salah Satunya Masalah Hati
-
Yuni Shara Kenakan Outer Kekinian Bak ABG, Bentuk Leher Jadi Sorotan, Netizen: Coba Dizoom
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Gugat Aturan Gelar Pahlawan Nasional ke MK, Trah Sultan HB II Bongkar Dugaan Penjegalan
-
Warga Sleman Mengeluh Mati Listrik Tiap Hari, PLN Buka Suara dan Beberkan Penyebabnya
-
Sambut HJB ke-544, Jurnalis Se-Bogor Raya Siap Adu Taktik di Lapangan Hijau Sentul
-
Bawa Pesan Khusus dari Prabowo untuk Jokowi? Ini Fakta Pertemuan Didit Hediprasetyo di Solo
-
Nenek 80 Tahun di Sedayu Bantul Tewas Tercebur Sumur Saat Menimba Air
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat
-
Tolak Militerisasi Sipil hingga Kenaikan BBM, Mahasiswa Kepung DPRD Jatim Kritik Kebijakan Prabowo
-
Migrasi Pertamax ke Pertalite Mulai Terjadi di Jogja, Pasokan BBM Subsidi Ditambah 18 Persen
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional