Depok.suara.com - Sosok ilmuwan Aryanto Misel menjadi sorotan karena mengklaim bisa mengubah air menjadi sebuah bahan bakar. Dirinya bahkan disebut telah ditawarkan untuk bekerjasama dengan sebuah perusahaan otomotif asal Italia.
Kehebohan klaim dari Aryanto Misel bertambah saat dia mengaku bisa membuat pemadam kebakaran dari serbuk singkong. Dirinya pun menyebut hak patennya sudah dijual di Jepang.
Dilihat dari akun YouTube Kompas TV, Aryanto Misel menjelaskan proses pembuatan pemadam kebakaran ini. Dirinya menyebut tidak ada campuran bahan kimia.
"Alat pemadam kebakaran organik semua," ucapnya.
"Bahak kimia?" tanya Aiman.
"Gak ada," tegasnya.
"Kenapa kulit singkong buat pemadam api?" tanya Aiman lagi.
"Di dalam kulit singkong ada kandungan potasium sitrat. Ini bisa melawan api. Bukan menutup oksigen. Tapi memutus mata rantai pembakaran," jelasnya.
Bukan saja satu produk, serbuk singkong yang dia buat juga diubah menjadi beragam alat pemadam kebakaran. Bahkan salah satunya sangat efektif karena hanya butuh dilempar.
Baca Juga: Muncul Kabar Pertemuan Komunitas LGBT se-ASEAN di Jakarta, Polisi Selidiki
Namun dirinya menolak untuk menjual paten pemadam kebakaran dari serbuk singkong ini ke Indonesia. Dirinya malah menjualnya ke Jepang.
"Ini patennya dijual di Jepang," ucapnya.
"Mengapa?" heran Aiman.
"Indonesia gak ada yang Terima. Barang bagus ini gak ada yang mau Terima. Kalau barang murah gak mau pemerintah kita," jelasnya.
"Memang berapa harganya?" tanya Aiman lagi.
"Barangnya hanya Rp200 ribu. Kalau yang biasa Itu Rp275 sampai Rp300 ribu," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Lulinha Akui Solidnya Pertahanan Persib Bandung, Tetap Yakin Madura United Raih Poin
-
4 Resep Kue Kering tanpa Telur, Cocok untuk Suguhan Lebaran
-
OJK Restui Rencana Menteri Purbaya Parkir SAL Rp200 Triliun di Himbara, Bunga Kredit Bakal Jinak?
-
Anggota Damkar Depok Terima Teror Setelah Konten Diduga Sindir Oknum Brimob Viral
-
Suami Diminta Kembalikan Beasiswa LPDP, Rupanya Dwi Sasetyaningtyas Punya Gurita Bisnis
-
Total Ada 38 Ribu Penerima Beasiswa LPDP, Dirut Ingatkan Etika dan Tanggung Jawab Moral Uang Pajak
-
Emas Diprediksi Masih Bullish Panjang, Target Harga Di Atas USD 6.000
-
MBG TV Punya Siapa? Ramai Disorot, Bos BGN Mengaku Tak Tahu
-
Tantri Kotak dan Arda Sempat Ingin Cerai, Anggap Pernikahan sebagai Penjara
-
Trading Saham Global Kini Bisa 24 Jam Nonstop