Depok.suara.com - Vincent Van Gogh adalah salah satu pelukis paling produktif dalam gerakan Impresionis. Banyak dari karyanya yang dianggap ikonik dan mudah dikenali, bahkan oleh mereka yang bukan penikmat seni.
Kehidupan kariernya telah dieritakan dalam banyak film dan buku, jadi tidak banyak yang tidak kita ketahui tentang kehidupan pribadinya.
Satu-satunya hal yang masih menjadi misteri adalah bagaimana ia mampu menghasilkan karya seni yang begitu indah selagi berjuang melawan depresi berat hampir sepanjang hidupnya.
Pelukis tersebut, menghabiskan waktu di rumah sakit jiwa dan kematiannya pada tahun 1890, dianggap sebagian besar sebagai bunuh diri.
Lahir pada tahun 1853, Vincent Van Gogh selalu menjadi anak yang serius dan pendiam, sebagian besar waktunya ia habiskan untuk mengamati dan menggambar dunia di sekitar.
Vincent mulai mengalami masalah kecemasan dan depresi ink ketika dia masih muda, tetapi mengalami serangan kecemasan pertama yang terkenal ketika dia berusia dua puluh delapan tahun.
Sebagai upaya menjaga perubahan emosinya, artis muda ini mencari lingkungan yang menenangkan untuk bekerja, tetapi itu tetap tidak membuatnya jatuh ke dalam keadaan depresi.
Vincent beralih ke alkohol, tetapi itu hanya memperburuk keadaan dan mendorongnya lebih jauh ke dalam isolasi.
Akhirnya, dia memasukkan dirinya ke rumah sakit jiwa dengan harapan untuk dirawat dan menemukan kesembuhan, tetapi setelah dia pergi, masalah yang sama muncul kembali.
Baca Juga: Randy Kjaernett Curhat Ceria Mabok Miras, Netizen: Bagus Bininya Minta Pisah!
Pada usia 37, Vincent Van Gogh menembak dirinya sendiri dan meninggal perlahan karena komplikasi. Selama karirnya, Van Gogh dikenal dengan gaya impresionis dan penggunaan warna yang berani.
Banyak orang percaya kalau kesuksesannya karena dia menggunakan karyanya, sebagai cara untuk mengekspresikan keadaan emosi. Salah satu masa terbaiknya terkandung dalam karya yang ia buat selama di Arles, Prancis.
Didorong ke pedesaan yang tenang menjelang akhir hidupnya akibat penyakit dan kecanduan alkohol. Vincent menciptakan beberapa karya yang paling terkenal.
Beberapa di antaranya adalah The Café Terrace dan Starry Night Over the Rhone.
"Untuk mengungkapkan gagasan bahwa kafe adalah tempat di mana seseorang dapat merusak diri sendiri, menjadi gila, atau melakukan kejahatan" Kutip Van Gogh di Kafe malam, saat dirinya masih bergumul dengan emosi yang lebih gelap.
Di hari-hari terakhir hidupnya, ketika dia mencoba mencari bantuan untuk depresinya, Vincent menciptakan Starry Night, yang merupakan karya seninya yang paling terkenal.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Elkan Baggott Tiba di Jakarta Jelang Bela Timnas Indonesia
-
Manchester City Juara Carabao Cup Usai Tumbangkan Arsenal 2-0
-
Heboh Pengunjung Tewas Jatuh dari Lantai 4 Plaza Medan Fair, Diduga Bunuh Diri
-
'Maaf, Nggak Open House', Benarkah Gen Z Kini Pilih Privasi Saat Lebaran?
-
THR Tak Lagi Pakai Amplop, Transfer Digital Kini Geser Tradisi Lebaran?
-
Rekor 29 Kali One Way di Jalur Bandung-Garut! Strategi Polisi Urai Macet Mudik 2026
-
Kumpul Keluarga Inti Kini Jadi Pilihan, Tradisi Lebaran Ramai-Ramai Mulai Ditinggalkan?
-
Lelah Arus Mudik? Ini 5 Destinasi Alam di Bogor untuk Self-Healing Bareng Keluarga
-
Misteri Terkuak di Cipayung! 7 Fakta Kunci Kasus Pembunuhan Wanita DA yang Ditemukan Tewas Terkunci
-
Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil