- Anggota IV BPK, Haerul Saleh, meninggal dunia akibat musibah kebakaran rumah yang terjadi di Jakarta pada Jumat, 8 Mei 2026.
- Pihak pemadam kebakaran mengerahkan 12 unit mobil dan 48 personel untuk memadamkan api yang bersumber dari sisa thinner renovasi.
- Para pimpinan BPK dan kerabat melepas jenazah Haerul Saleh dari rumah duka menuju Bandara Halim Perdanakusuma untuk dimakamkan di Kolaka.
Suara.com - Suasana haru menyelimuti rumah duka Haerul Saleh, Anggota IV Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
Rasa duka semakin terasa saat jenazah hendak diberangkatkan menuju Bandara Halim Perdanakusuma untuk dimakamkan di Kolaka.
Pantauan Suara.com, para pimpinan BPK turut mengangkat jenazah Haerul dari rumah duka di Jalan Kartika Utama, Jakarta Selatan, menuju mobil jenazah yang terparkir di pelataran.
Adapun pimpinan BPK yang ikut mengangkat peti jenazah, antara lain Nyoman Adhi Suryadnyana, Daniel Lumbang Tobing, Akhsanul Khaq, Bobby Adhityo Rizaldi, Fathan Subchi, dan Slamet Edy Purnomo.
Sementara itu, istri Haerul Saleh, Anita Hardiana, tampak lemas hingga tidak mampu berjalan menuju mobil yang akan berangkat ke bandara. Ia pun harus dipapah oleh kerabat.
Sebelumnya, Menteri Koperasi Ferry Juliantono juga melayat ke rumah duka Haerul Saleh.
Usai melayat, Ferry mengatakan Haerul dikenal sebagai sosok yang sangat baik. Ferry mengaku sangat mengenal almarhum karena berasal dari partai yang sama.
“Kami satu partai dan saya bersahabat baik dengan almarhum Pak Haerul Saleh. Saya bersaksi beliau adalah orang yang baik,” kata Ferry di rumah duka, Jumat (8/5/2026).
“Semoga amal ibadahnya selama hidup bisa diberi balasan yang sebaik-baiknya oleh Allah Subhanahu Wa Ta'ala, diampuni segala kesalahan dan kekhilafannya, dan semoga keluarga yang ditinggalkannya diberi kesabaran,” imbuhnya.
Baca Juga: Lantai 4 Rumah Anggota BPK Haerul Saleh Hangus 80 Persen
Ferry mengaku memiliki banyak kenangan bersama Haerul dan sering bertukar pikiran dengan almarhum.
“Almarhum adalah sahabat yang baik, suka bertukar pikiran, suka membantu baik dalam kondisi susah maupun duka. Beliau orang yang baik dan suka menolong,” tandasnya.
Diketahui, Haerul Saleh meninggal dunia usai menjadi korban kebakaran yang melanda rumahnya.
Kasudin Gulkarmat Jakarta Selatan, Asril Rizal, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 07.53 WIB.
Sebanyak 12 unit mobil pemadam dengan 48 personel dikerahkan untuk memadamkan api.
“Berdasarkan informasi dari RT setempat, terlihat asap hitam mengepul dari lantai tiga rumah yang terbakar. Diduga api berasal dari sisa-sisa thinner bekas renovasi rumah,” kata Asril dalam keterangannya, Jumat.
Setelah berjibaku memadamkan api, petugas akhirnya berhasil mengendalikan kebakaran. Namun nahas, Haerul Saleh meninggal dunia dalam peristiwa tersebut.
“Korban meninggal dunia atas nama Haerul Saleh sudah dievakuasi petugas dan dibawa menggunakan ambulans ke RSUD Pasar Minggu,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Lantai 4 Rumah Anggota BPK Haerul Saleh Hangus 80 Persen
-
Kesaksian ART Selamat dalam Kebakaran yang Menewaskan Anggota BPK
-
Tewas Dalam Kebakaran, Jenazah Anggota BPK Haerul Saleh Dimakamkan di Kolaka
-
Dikenal Baik dan Suka Menolong, Menteri Koperasi Ngaku Sering Tukar Pikiran dengan Haerul Saleh
-
Haerul Saleh Wafat dalam Tragedi Kebakaran, Mentan: Beliau Selalu Mengedepankan Kepentingan Bangsa
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT