News / Nasional
Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:53 WIB
Suasana haru di rumah duka Haerul Saleh, Anggota IV Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). (Suara.com/Faqih)
Baca 10 detik
  • Anggota IV BPK, Haerul Saleh, meninggal dunia akibat musibah kebakaran rumah yang terjadi di Jakarta pada Jumat, 8 Mei 2026.
  • Pihak pemadam kebakaran mengerahkan 12 unit mobil dan 48 personel untuk memadamkan api yang bersumber dari sisa thinner renovasi.
  • Para pimpinan BPK dan kerabat melepas jenazah Haerul Saleh dari rumah duka menuju Bandara Halim Perdanakusuma untuk dimakamkan di Kolaka.

Suara.com - Suasana haru menyelimuti rumah duka Haerul Saleh, Anggota IV Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Rasa duka semakin terasa saat jenazah hendak diberangkatkan menuju Bandara Halim Perdanakusuma untuk dimakamkan di Kolaka.

Pantauan Suara.com, para pimpinan BPK turut mengangkat jenazah Haerul dari rumah duka di Jalan Kartika Utama, Jakarta Selatan, menuju mobil jenazah yang terparkir di pelataran.

Adapun pimpinan BPK yang ikut mengangkat peti jenazah, antara lain Nyoman Adhi Suryadnyana, Daniel Lumbang Tobing, Akhsanul Khaq, Bobby Adhityo Rizaldi, Fathan Subchi, dan Slamet Edy Purnomo.

Sementara itu, istri Haerul Saleh, Anita Hardiana, tampak lemas hingga tidak mampu berjalan menuju mobil yang akan berangkat ke bandara. Ia pun harus dipapah oleh kerabat.

Sebelumnya, Menteri Koperasi Ferry Juliantono juga melayat ke rumah duka Haerul Saleh.

Usai melayat, Ferry mengatakan Haerul dikenal sebagai sosok yang sangat baik. Ferry mengaku sangat mengenal almarhum karena berasal dari partai yang sama.

“Kami satu partai dan saya bersahabat baik dengan almarhum Pak Haerul Saleh. Saya bersaksi beliau adalah orang yang baik,” kata Ferry di rumah duka, Jumat (8/5/2026).

“Semoga amal ibadahnya selama hidup bisa diberi balasan yang sebaik-baiknya oleh Allah Subhanahu Wa Ta'ala, diampuni segala kesalahan dan kekhilafannya, dan semoga keluarga yang ditinggalkannya diberi kesabaran,” imbuhnya.

Baca Juga: Lantai 4 Rumah Anggota BPK Haerul Saleh Hangus 80 Persen

Ferry mengaku memiliki banyak kenangan bersama Haerul dan sering bertukar pikiran dengan almarhum.

“Almarhum adalah sahabat yang baik, suka bertukar pikiran, suka membantu baik dalam kondisi susah maupun duka. Beliau orang yang baik dan suka menolong,” tandasnya.

Diketahui, Haerul Saleh meninggal dunia usai menjadi korban kebakaran yang melanda rumahnya.

Kasudin Gulkarmat Jakarta Selatan, Asril Rizal, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 07.53 WIB.

Sebanyak 12 unit mobil pemadam dengan 48 personel dikerahkan untuk memadamkan api.

“Berdasarkan informasi dari RT setempat, terlihat asap hitam mengepul dari lantai tiga rumah yang terbakar. Diduga api berasal dari sisa-sisa thinner bekas renovasi rumah,” kata Asril dalam keterangannya, Jumat.

Load More