Depok.suara.com - Nahas, seorang remaja berinisial MRS tewas usai terkena sabetan senjata tajam saat asik berkumpul dengan rekan-rekannya (nongkrong) di jalan Cilobak Kelurahan Pangkalan Jati, Kecamatan Cinere Depok oleh orang tidak Kenal.
Kepala Urusan Humas Polres Depok Inpektur Satu Made Budi kepada wartawan mengatakan peristiwa peristiwa tersebut bermula saat korban bersama rekan-rekannya berangkat nongkrong ke Jalan Cilobak Pangkalan Jati Cinere.
Kemudian, ada sejumlah rekan korban lain yang datang ke lokasi MRS menongkrong. Total ada delapan orang termasuk MRS saat itu.
Sekitar pukul 04.00 WIB, MRS bersama rekan-rekannya hendak pergi ke tempat lain, tiba-tiba ada sekelompok orang langsung mengejar dengan menggunakan senjata tajam.
"Setelah itu, ada kurang lebih empat orang mengejar korban dan teman-temannya ke arah Cilobak Dalam," tutur Made.
MRS serta rekan-rekannya langsung kabur menggunakan sepeda motor lantaran ada seseorang yang mengejar korban dengan membawa arit panjang.
Nahas, MRS terjatuh dari motor dan langsung menjadi sasaran mendapat dua kali sabetan sajam.
"Korban sempat melawan dengan melampar botol. Tetapi, korban terjatuh. Setelah itu, korban dibacok sebanyak dua kali,"katanya.
Made melanjutkan, segerombolan orang yang membacok MRS lantas melarikan diri. MRS lalu dievakuasi ke RSUD Fatmawati dan meninggal dunia di rumah sakit tersebut
Sementara itu, Kapolsek Cinere, Kompol Jun Nurhaida Tampubolon mengatakan, saat ini tim Reskrim dipimpin Kanit Reskrim Polsek Cinere Iptu Irvan sedang melakukan proses penyelidikan.
"Korban yang tewas berinisial MRS warga Jagakarsa, Jakarta Selatan,"katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
EcoGrow Mom, Langkah PTBA Wujudkan Perempuan Tani Berdaya dan Sejahtera
-
Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak
-
Sering Mangkir, KPK Pertimbangkan Jemput Paksa Model Fitri Assidikki
-
3 Sampo Penghitam Rambut yang Dipuji Pengguna karena Ampuh Menutupi Uban
-
Gas Melon Langka di Indramayu, Lucky Hakim Endus Praktik Pengoplosan: Pertamina Harus Gandeng Polisi
-
Klaim MBG Bukan Proyek! KemenHAM: Ini Instrumen Negara Penuhi Hak Dasar Siswa
-
5 Bedak Tabur yang Memberikan Efek Glowing di Wajah, Hasil Makeup Halus dan Natural
-
Gagal Jadi JC, Sony Sonjaya Ternyata Belum Akui Perbuatan di Kasus Korupsi MBG
-
Satu Tahun Dicuekin, Fariz RM Akhirnya 'Gas Pol' Seret Pelanggar Hak Cipta Lagunya ke Polisi
-
Militerisme Menguat! 1.047 Pembela HAM Diserang di Era Prabowo-Gibran