Depok.suara.com - Happy Asmara dan Via Vallen merupakan jebolan penyanyi kampung asal Jawa Timur. Keduanya memiliki ciri khas suara unik dan juga wajah yang sama-sama cantik.
Namun, Via Vallen terlebih dulu terjun di dunia tarik suara dan lebih dulu mendapatkan hati masyarakat dibanding Happy Asmara.
Kendati demikian, baik Happy maupun Via sama-sama memiliki penggemar serta karir yang terus melonjak naik.
Tak jarang, mereka juga diberi kesempatan untuk berduet di atas panggung yang sama dan disiarkan langsung oleh stasiun TV swasta.
Mereka juga pernah menjadi bintang tamu dalam sebuah acara pencarian bakat penyanyi dangdut yang ditayangkan di Indosiar.
Dalam acara tersebut, ada sebuah adegan yang menjadi perhatian dari warganet.
Ketika seorang peserta menyanyikan lagu Widodari milik Denny Caknan, Happy Asmara menangis.
Kemungkinan, ia mengingat kembali kisah percintaannya dengan Denny yang kala itu dikabarkan telah putus.
Ketika Happy menangis, warganet salfok dengan Via Vallen yang justru menari sambil bernyanyi bahagia.
"Via Vallen kayak bahagia banget ya kalau Happy sedih," tulis akun @AMALIKA***
Namun, ada warganet yang membela dan mengatakan bahwa Via bukan bahagia karena Happy sedih melainkan karena peserta yang bernyanyi merupakan anak didiknya.
"Lah kan itu anak didiknya lagi tampil, bukan bahagia kalau Happy sedih," komentar akun @rizkas***
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'