Depok.suara.com - Crocodile merupakan salah satu villain yang cukup ikonik dalam serial One Piece. Karena, dia memiliki rencana besar yang bernama utopia.
Namun ternyata ini bukanlah rencana utamanya, terdapat sebuah teori menarik mengenai rencana sebenarnya dari Crocodile.
Rencana Utopia
Rencana Utopia ini pertama kali di kenalkan ketika Crocodile hadir dalam One Piece arc Alabasta. Pada cerita tersebut kita memang difokuskan pada sosok Sir Crocodile dan kelompok Baroque Works nya.
Selain itu, alasan Crocodile berada di Alabasta adalah mencari salah satu senjata kuno yang diyakini ada di sana, Pluton.
Namun, selain memperkenalkan tujuan utamanya untuk mencari keberadaan Pluton, kita juga diperkenalkan dengan rencana atau mimpi besar dari Crocodile.
Rencana tersebut dia beri nama ‘Utopia.’ Dalam arc tersebut dijelaskan jika rencana besar dari Crocodile ini sengaja dia hadirkan untuk menandingi apa yang sudah World Government lakukan. Inilah alasan Crocodile membentuk Baroque Works dan mencari Pluton.
Rencana Utopia sendiri dirancang untuk menghabisi nyawa dari Nefertari Cobra dan mengambil alih kerajaan Alabasta. Dengan demikian, Crocodile kemudian akan bisa menguasai Senjata Kuno yang dia yakini ada di sana yaitu Pluton.
Namun, rencana ini pun kemudian berhasil digagalkan ketika Luffy mampu untuk mengalahkan Crocodile dan sebagian besar dari Baroque Works, termasuk Crocodile, harus dipenjara di Impel Down.
Namun, terdapat sebuah teori menarik yang menyebutkan jika Utopia sebenarnya bukan mimpi dari Crocodile. Ada rencana yang sebenarnya dari Crocodile yang belum kita ketahui dan rencana tersebut merupakan paradoks dari apa yang kita ketahui selama ini.
Menurut teorinya, paradoks pertama dan yang paling jelas dari Crocodile adalah mimpinya. Utopia memang merupakan rencana besarnya, namun itu bukan mimpi besar dari sang villain.
Crocodile kemungkinan pernah bermimpi untuk menjadi seorang raja bajak laut. Buggy yang kemudian memberikan petunjuk jika skema Utopia tersebut justru berjalan terbalik.
Apa maksudnya? Dalam dunia nyata, Utopia merupakan sebuah tempat di mana semuanya terasa kosong dan damai. Bisa dibilang, tempat tersebut nampak seperti sebuah tempat yang ada di dalam mimpi.
Dalam konteks One Piece, Utopia bisa jadi ada kaitannya dengan Kerajaan Kuno di mana semua teknologi, peradaban, dan berbagai hal lainnya sangat maju dan modern serta damai. Namun, ‘Utopia’ yang Crocodile impikan rasanya justru berbanding terbalik dengan apa yang diketahui selama ini.
Crocodile bukan ingin membangun Utopia yang damai dan modern, namun sebuah negara atau tempat yang penuh dengan kekuatan dahsyat dan kekuatan militer kuat.
Berita Terkait
-
2 Link Nonton One Piece 1076, Tinju Luffy Berhasil Menumbangkan Kaido
-
Siap-siap! Eiichiro Oda Umumkan One Piece Live Action Siap Lanjut Musim Kedua
-
Spoiler 'One Piece Chapter 1092': Pertarungan Yonkou Luffy vs Admiral Kizaru
-
6 Arc Mungkin Muncul di One Piece Live Action Season 2, Puncak Alabasta Arc
-
Biodata, Agama, Istri, dan Umur Mackenyu Arata Pemeran Zoro di One Piece Live Action
Terpopuler
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
- 'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Running Asics Diskon di Sports Station, Potongan Harga hingga 64 Persen
Pilihan
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
Terkini
-
Persib Kunci Ragnar Oratmangoen 3 Tahun, Sinyal Serius Kuasai Liga dan Asia
-
Intip Momen Sakral Pernikahan Tertutup Aamir Khan dan Gauri Spratt di Mumbai
-
Sukses Gandeng Saipul Jamil dan Aldi Taher, Neng Dessy Kini Fokus Cetak Talenta Baru
-
Bukan Lagu Cinta Biasa, Adnan Ndy Rilis 'Akhirku' untuk Melawan Kelamnya Narkoba
-
Emosi Cristiano Ronaldo Meledak, Serang Jurnalis Brasil di Konferensi Pers
-
Paraguay Terapkan Taktik Barbar, Didier Deschamps Kasih Sindiran Pedas
-
Ricuh Jelang Laga! Fans Meksiko Serbu Hotel Inggris, Polisi Tak Mampu Bendung
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Folarin Balogun Lolos dari Skorsing, Gedung Putih Disebut Intervensi FIFA
-
Krisis Lini Depan Argentina: Mengapa Lautaro dan Julian Alvarez Mandul di Piala Dunia 2026?