Depok.suara.com – Sebagai manusia tentunya tak terlepas dari masalah ataupun gangguan psikis yang dapat membuat kondisi mental menjadi terganggu.
Dilansir dri laman halodoc.com, hingga kini belum ada penyebab yang pasti mengapa seseorang mengalami kecemasan, namun ada beberapa faktor yang menyebabkan seseorang terkena gangguan cemas.
Diantaranya seperti faktor genetik, stres berat yang berkepanjangn seperti tekanan batin, masalah keluarga, kesulitan ekonomi maupun riwayat trauma psikologis di masa kecil.
Mengalami kecemasan merupakaan salah satu tanda kalau kondisi mental sedang tidak baik-baik saja, Anda hanya perlu melakukan beberapa hal agar kondisi tersebut tidak berlangsung secara berkepanjangan.
Dikutip dari akun Instagram @satupersenofficial, Berikut beberapa cara untuk atasi rasa kecemasan berlebihan dengan melakukan hal-hal sebagai berikut:
1. Tidak terlalu hanyut dalam pikiran
Untuk mengatasi rasa kecemasan, sebaiknya hindari memikirkan pemicu yang bisa membuat rasa tersebut terus-terusan menghantui Anda.
Jangan membuat skenario buruk yang belum terjadi, dan mulai ubah dengan cara meluapkan pikiran dengan cara menulis ataupun menceritakan keluh kesah pada seserorang yang dapat dipercaya.
2. Tidak memendam masalah
Baca Juga: Korban Pemerkosaan 3 Pria di Kuta Selatan Trauma, Para Pelaku Tunjukkan Ekspresi Datar
Tidak kabur atau menolak perasasan cemas, karena hal tersebut hanya akan membuat kecemasan muncul dan menganggu lagi.
Untuk itu hadapi pemicu rasa cemas dan mulai terbuka pada orang lain, jangan hanya memendam masalah sendiri.
3. Me Time
Wajar saja kalau seseorang butuh waktu untuk sendiri, karena di saat-saat sendiri bisa membuat hati dan pikiran tenang terutama bagi yang merasakan cemas.
Jangan paksakan untuk berada di tengah keramaian karena bisa memparah keadaan. Ambil jeda dan cari distraksi agar pikiran cemasnya tidak menguasai diri.
Kuncinya, luangkan waktu untuk diri sendiri tapi jangan berlama-lama yah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning
-
Dari Live Shopping ke PayLater, Begini Cara Generasi Digital Berbelanja Sekarang
-
Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam
-
Jelajah Tri: Dari Benteng Kuto Besak hingga Ampera, Palembang Makin Terkoneksi di Era Digital
-
Curhat Ratu Sofya, Belum Terima Honor Sepeserpun usai Main Film Dosa
-
Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026
-
2 Oknum Perwira Polda Jatim Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
-
Perempuan Tak Sekadar Belanja, Bazar Fesyen Bertransformasi Jadi Ruang Bertumbuh dan Berjejaring