Depok.suara.com- Manajer Timnas Prancis, Didier Deschamps telah mengkritik FIFA terkait persiapan Piala Dunia 2030, ia mempertanyakan mempertanyakan koherensi "olahraga dan etika" dari turnamen tersebut.
Pada pekan lalu, FIFA umumkan bahwa Piala Dunia 2030 akan digelar di 6 negara dan 3 benua yang merupakan bagian dari peringatan 100 tahun turnamen tersebut digelar.
"Di luar fakta bahwa ini adalah sebuah tren, penyelenggaraan [turnamen] di banyak negara, ada juga aspek khas dari tiga pertandingan yang diadakan di benua Amerika Selatan,” ujar Deschamps sebagaimana yang dilansir dari ESPN pada Selasa (10/10/2023).
"Saya tidak tahu negara mana yang akan terlibat, itu berarti negara-negara Amerika Selatan akan diuntungkan dan kemudian negara-negara lain harus bergerak dan kemudian bergerak lagi," sambungnya.
"Saya tidak tahu siapa yang membuat keputusan, tapi saya tidak akan menyembunyikan fakta bahwa saya menyukai hal-hal yang lebih koheren pada tingkat olahraga dan etika," imbuhnya.
"Saya tidak berpikir ada banyak koherensi di sana," tuturnya lagi.
Pada hari Rabu lalu, FIFA resmi jadikan Maroko, Portugal dan Spanyol sebagai tuan rumah bersama dalam penyelenggaraan Piala Dunia 2030. Sementara, juga menjadikan Uruguay, Argentina dan Paraguay menjadi tuan rumah untuk 3 pertandingan awal, yang sebelumnya bersaing untuk menjadi tuan rumah bersama.
Pertandingan pembuka akan digelar di Montevideo, Uruguay, yang dimana Centenario Stadium menjadi tempat pertandingan final Piala Dunia 1930 lalu. Keenam negara tuan rumah akan otomatis masuk ke turnamen yang diikuti 48 tim, menurut FIFA.
Itu menjadi pertama kalinya sepanjang sejarah bahwa Piala Dunia akan digelar lebih dari satu benua.
Baca Juga: Jelang Lawan Timnas Indonesia, PSSI-nya Brunei Darussalam Bantah Kabar Hoaks Ini
Sementara, Deschamps telah memanggil dua pemain Chelsea yakni Malo Gusto dan Axel Disasi sebagai pengganti pemain yang cedera jelang pertandingan melawan Belanda di Kualifikasi Euro 2024.
Kedua pemain tersebut menggantikan bek Jules Koundé dan Dayot Upamecano, kata federasi sepak bola Prancis pada Senin ketika skuad berkumpul di kamp pelatihan tim di luar Paris.
Les Bleus akan menghadapi Belanda di Amsterdam pada hari Jumat mendatang. Kemudian, Kylian Mbappe dan kolega juga akan menjamu Skotlandia dalam pertandingan persahabatan yang akan digelar di Lille padas 17 Oktober 2023 mendatang.
Koundé mengalami cedera lutut kiri saat bermain untuk Barcelona melawan Granada di LaLiga pada hari Minggu. Upamecano mengalami cedera hamstring kirinya akhir pekan ini bersama Bayern Munich.
Penarikan mereka mengikuti bek Arsenal William Saliba, yang digantikan dalam skuad pada hari Minggu oleh Jean-Clair Todibo.
Prancis memimpin Grup B dan akan lolos ke turnamen yang diselenggarakan oleh Jerman tahun depan jika mereka mengalahkan Belanda, atau jika mereka seri dan Yunani kalah melawan Irlandia. (*)
Berita Terkait
-
Untuk Kali Pertama Sepanjang Sejarah, Piala Dunia 2030 akan digelar di 3 Benua
-
Waduh! Indonesia Terancam tak diperkuat Jordi Amat Pada Laga Kualifikasi Piala Dunia 2026
-
Bung Towel Tagih Janji PSSI Soal Kelayakan JIS untuk Piala Dunia U-17 2023, Ini Penjelasan Arya Sinulingga
-
Publik Prancis Minta Final Piala Dunia Diulang, Wasit Bela Lionel Messi dengan Tunjukan Foto Ini
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan