Depok.Suara.Com - Tiongkok juga menjadi pasar penting bagi iPhone karena Apple memiliki cabang produksi di negara tersebut. sayangnya, sebaliknya iPhone15 nyatanya tidak begitu diminati jika dibandingkan dengan iPhone 14 menurut informasi penjualan.
Belum lama ini Counterpoint, sebuah lembaga riset, mempublikasikan data mengenai tren penjualan iPhone 15 di China. Mereka menyatakan bahwa penjualan iPhone 15 dalam kurun waktu 17 hari sejak peluncuran pertama agak menurun dibandingkan dengan zaman iPhone 14.
Menurut laporan yang dikutip dari GSM Arena, terdapat penurunan penjualan iPhone 15 di China pada periode yang sama sebesar 4,5% jika dibandingkan dengan iPhone 14. Perusahaan riset lain, Jefferies Group, memprediksikan bahwa penurunan ini akan terus berlanjut hingga angka dua digit.
Baru-baru ini, Apple telah melaporkan bahwa penjualan generasi terbaru iPhone 15 Series di Tiongkok meningkat mencapai 253 persen dibandingkan dengan generasi sebelumnya dalam dua jam pertama penjualan awal.
Sangkaan yang muncul timbul karena kasus yang menghantui kedatangan iPhone 15 dari awal kemunculannya. Smartphone terkini buatan Apple tersebut dicap memiliki masalah overheating atau terlalu panas dalam skenario penggunaan tertentu.
Overheating bukan hanya terjadi pada iPhone 15, tetapi juga pada model iPhone 15 Pro. Apple menyangkal bahwa permasalahan terletak pada hardware, melainkan pada software. Permasalahan ini disebut terletak pada kesalahan di sistem operasi iOS 17.
Huawei, yang juga rival utama Apple di pasar ponsel Tiongkok, berhasil mencatat peningkatan penjualan yang lebih tinggi selama 17 hari pertama setelah peluncuran Huawei Mate 60 Series.
Menurut penelitian oleh perusahaan Canalys, pasar ponsel Tiongkok memang sedang mengalami penurunan sejak tahun 2022. Tahun itu dianggap sebagai periode terburuk bagi pasar Tiongkok selama satu dekade.
Pemgiriman handphone di Tiongkok mengalami penurunan sebesar 14 persen, mencapai angka kurang dari 300 juta unit untuk pertama kalinya sejak tahun 2013 Pada kuartal ke-4 tahun 2022,Apple berhasil mendominasi pangsa pasar dengan persentase 22 persen meskipun menghadapi penurunan pengiriman sebesar 24 persen.
Baca Juga: 5 Tips Menghadapi Anak yang Berperilaku Agresif, yuk Terapkan!
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
Pilihan
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
Terkini
-
Pembangunan Islamic Center Mandeg, Mahasiswa Luwu Timur Tagih Janji Bupati Irwan Bachri
-
HIPMI Minta Penerapan Kebijakan Bea Keluar Batu Bara Diterapkan Fleksibel
-
4 Ucapan Kontroversial Trump di Depan Donatur Partai Republik: Serang Media AS hingga Obama
-
7 Anime Terbaru April-Mei 2026, One Piece: Arc Elbaf hingga Marriagetoxin
-
WA di Pergelangan Tangan: Apakah Fitur Baru Garmin Ini Akan Mengubah Cara Kita Berkomunikasi?
-
Geopolitik Memanas, Pemerintah Klaim Ekonomi RI Tetap Tangguh
-
Era Baru Otomotif Dunia Pabrikan Mobil asal China Geser Dominasi Pabrikan Jepang
-
Tol Solo-Jogja Padat, Lalu Lintas Tembus 403 Ribu Kendaraan
-
Peluncuran PS6 Diklaim Masih Sesuai Jadwal, Harga Kemungkinan Lebih Mahal
-
5 Rekomendasi HP RAM 8 GB di Bawah Rp2 Juta yang Awet untuk Jangka Panjang