Tindakan tak tercela terjadi ketika aparat kepolisian mengawal aksi demonstrasi tolak kenaikan harga BBM yang digelar massa mahasiswa dari BEM SI di Jakarta, Kamis kemarin. Sebab, keluar kata umpatan " binatang" dari seorang anggota Polri berpangkat Kombes ketika bernegosiasi dengan mahasiswa.
Dikutip dari Suara.com, umpatan yang dilontarkan itu disebut dilakukan anggota Polri Kombes Setyo Setyo Koes Heriyanto.
Peristiwa umpatan dengan kata binatang itu berawal saat Setyo yang diketahui menjabat sebagai Wakapolres Metro Jakarta Pusat itu sedang bernegosiasi dengan perwakilan mahasiswa yang mendesak untuk bertemu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana.
Permintaan itu lantaran para mahasiswa ingin menyampaikan tuntutannya kepada Kepala Negara terkait demonstrasi penolakan terhadap kenaikan harga BBM. Namun saat itu, berhembus kabar jika Jokowi sedang melakukan kunjungan kerja di Papua.
Dalam demonstrasi itu, massa mahasiswa ngotot untuk merobos barikade polisi untuk bertemu perwakilan Istana.
"Tanggal 8 September kemarin pas kita demo pertama Jokowi pulang lewat belakang. Sekarang kita demo kedua katanya ke Papua. Kalo Presiden gak ada, kan ada Wakilnya," teriak orator dari atas mobil komando, Kamis kemarin.
Saat itu, Setyo berupaya meredam mahasiswa dengan menyebut jika pihak Kantor Staf Kepresidenan, bisa menggantikan Jokowi untuk menyampaikan aspirasi mereka.
Setelah menuju kesepakatan, Setyo menyebut Abraham Wirotomo akan menemuinya.
"5 menit pak," kata mahasiswa.
Baca Juga: Beredar Video Putri Candrawathi dengan Kuat Ma'ruf di Atas Ranjang "Cek Faktanya" !
"Kamu udah kayak komandan saya aja kamu," hardik Setyo.
"Tenang pak," kata mahasiswa lain coba menenangkan.
"Mundur kamu. Belajar adab gak kamu," imbuh Setyo kesal.
Tak hanya itu, kata binatang serta sumpah serapah juga keluar dari mulut Setyo.
Mendengar makian Setyo, masa mahasiswa pun sedikit terpancing emosi. Namun ada pula yang menenangkan suasana.
"Tenang pak gak usah ngegas," ucap mahasiswa.
Berita Terkait
-
Terpopuler: Ridwan Kamil Ungkap Keunggulan Mobil Listrik, Ada Prajurit TNI di Cimahi Terdaftar sebagai Anggota Parpol
-
Tolak Kenaikan BBM, Mahasiswa di Tasikmalaya Sandera Mobil Tangki Pertamina
-
5 Kegiatan Mengisi Akhir Pekan untuk Mahasiswa, Biar Nggak Gabut di Kosan
-
Tanya Soal Kenaikan Harga BBM di Orasi Ilmiah Muhaimin Iskandar, Maba Unisma Ini Viral
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Modal Kecil, Untung Maksimal: 5 Ide Bisnis Kuliner Kekinian yang Lagi Viral!
-
Andi Sudirman Terima Penghargaan Dekranas, Mendagri Puji Sulsel Sebagai Tuan Rumah
-
Parkir Liar di Makassar Kembali Makan Korban, Munafri Ultimatum PD Parkir
-
Bukan Spanyol, Ini Alasan Legenda Real Madrid Jagokan Perancis Juara Piala Dunia 2026
-
AS Serang 140 Titik di Iran, Teheran Balas Serang 5 'Negara Pendukung' AS
-
Tragedi Maut Pantura Indramayu: Kecelakaan Beruntun di Lohbener, 10 Orang Meninggal Dunia
-
Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara
-
Perang Terbuka AS-Iran! Selat Hormuz Resmi Ditutup, Harga Minyak Dunia Terancam Meroket
-
Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang
-
Kronologi OTT Kadishub Siak, Polisi Sita Uang Rp15 Juta dan Motor RX King