Ferry Irawan disebut-sebut sempat mengancam akan membongkar aib istrinya, Venna Melinda. Namun, ancaman itu tampaknya cuma jadi gertakan Ferry Irawan saja. Pasalnya, kini Ferry Irawan yang kini berstatus tersangka dan ditahan kasus KDRT justru menginginkan islah dengan Venna Melinda.
Pernyataan Ferry disampaikan oleh pengacarannya, Jeffry Simatupang. Jerry seperti dikutip dari Suara.com pada Rabu (25/1). langsung mengklarifikasi soal adanya ancaman dari kliennya yang disebut-sebut ingin membongkar aib sang istrinya jika tidak mau berdamai.
"Tidak pernah kami mengancam atau apa pun itu, supaya terjadi perdamaian," katanya.
Jeffry pun berharap antara Ferry dan Venna bisa menempuh jalur damai sehingga kasus KDRT yang kini menjerat kliennya itu tidak sampai masuk ke pengadilan.
"Andai bisa diupayakan, perdamaian itu bisa jadi fokus kami," ujar Jeffry.
Jeffry pun mengatakan upaya perdamaian diinginkan Ferry belum kesampaian karena Venna masih ngotot tidak mau mencabut laporannya di kepolisian.
"Jadi perdamaian itu bisa terwujud hanya ketika keduanya mau duduk bersama," kata Jeffry.
Namun demikian, Jeffry mengaku siap melakukan pendampingan hukum bagi Ferry jika Venna tetap bersikeras melanjutkan kasusnya itu hingga ke meja hijau.
"Ya kami tetap ikuti proses hukumnya," katanya.
Baca Juga: Polisi Tolak Penangguhan Penahanan Raden Indrajana Sofiandi, Penganiaya Anak Kandung di Tebet
Dia pun mengaku telah menyiapkan strategi untuk Ferry seandainya kasusnya berlanjut ke persidangan.
"Kami sudah siapkan strategi bagaimana pembelaan Pak Ferry," tukas Jeffry Simatupang.
Diketahui, lewat wawancara virtual, Ferry Irawan sempat melayangkan ancaman bakal membongkar aib Venna Melinda, yakni sebuah kasus di Bogor, Jawa Barat. Ferry pun berjanji bakal blak-blakan menguluti 'dosa' Venna Melinda jika dirinya dan keluarganya masih mendapat tudingan miring dari kubu Venna Melinda.
Dalam kasus KDRT, Ferry resmi ditahan di Polda Jawa Timur. Penahanan itu dilakukan setelah polisi menerima laporan Venna Melinda. Kasus KDRT itu terjadi saat Venna Melinda dan Ferry Irawan bertengkar di sebuah hotel di kawasan Kediri, Jatim.
(Sumber: Suara.com)
Berita Terkait
-
Berkat Terapi Psikologi, Mental Venna Melinda Berangsur Pulih Usai Alami KDRT
-
Ferry Irawan Diduga Ungkit Kasus Shannon Wong di Bogor, Athalla Naufal Geli
-
Awalnya Bucin, Venna Melinda Ngaku Benci Ferry Irawan Setelah KDRT, Kok Bisa?
-
Diidolakan Banyak Lelaki, Siapa Sangka Wulan Guritno Pernah Jadi Korban KDRT: Dari Lebam Hingga Timbulkan Trauma
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Gempa Pacitan Terasa hingga Yogyakarta, KAI Sempat Hentikan Perjalanan Kereta
-
Kecewa Indonesia Tak ke Piala Dunia 2026, Van der Sar Kagum Suporter MU Cilik Tanah Air
-
Jangan Lewatkan Keseruan Belanja di Alfamidi Akhir Pekan Ini: Bonus Spesial Sudah Menanti
-
Paradoks Kekerasan dan Agama dalam Film In the Hand of Dante
-
3 Pilihan Tablet Samsung 5G Terbaik, Koneksi Kencang Tanpa Bergantung WiFi
-
Ulasan Film Jangan Buang Ibu: Menggugat Stigma Panti Jompo dan Makna Berbakti
-
Tunda Nyicil Scoopy Baru, Yamaha Grand Filano Bekas Lebih Murah, Mending Mana?
-
Rumah Warga di Benhil Jakpus Hancur Gegara Tanah Longsor, Begini Penampakannya
-
Comeback Sensasional Afrika Selatan: Resmi Lolos 32 Besar Pertama Kalinya
-
5 Peserta SPPI Tewas, TB Hasanuddin Desak Latihan Militer Calon Manajer Koperasi Dihentikan