Anies Baswedan akhirnya buka suara terkait isu dirinya mengutang kepada Sandiaga Uno sebagai modal untuk maju di Pilkada DKI Jakarta 2017 silam. Sebelumnya, ramai soal polemik utang-piutang Anies kepada Sandiaga yang disebut-sebut mencapai Rp50 miliar.
Terkait tudingan miring itu, Anies pun mengklarifikasi dirinya tidak mengutang uang kepada Sandiaga. Menurutnya, utang puluhan miliar itu merupakan pinjaman dari pihak yang mendukungnya saat maju bersama Sandiaga Uno di Pilkada DKI. Bahkan, Anies justru mengatakan jika Sandiaga yang pasang badan sebagai penjamin kepada pihak yang memberikan utang itu.
"Jadi bukan uang Pak Sandi, ada pihak ketiga yang mendukung," kata Anies dalam kanal YouTube @ Merry Riana yang dikutip dari Suara.com, Minggu (12/2).
Anies pun membongkar soal perjanjian dari peminjaman uang oleh pihak ketiga itu. Utang itu dinyatakan lunas, asal Anies-Sandiaga bisa memenangi Pilkada DKI. Dalam pertarungan politik di Jakarta itu, Anies dan Sandiaga akhirnya berhasil menduduki jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta.
"Jadi itu dukungan, siapa penjaminnya? Yang menjamin Pak Sandi, jadi uangnya bukan dari Pak Sandi, itu ada pihak ketiga yang mendukung," katanya.
Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu pun mengaku jika dirinya pun meneken surat perjanjian dengan pihak ketiga soal modal uang untuk keperluan kampanye saat Pilkada.
"Saya yang bertanda tangan dan dalam surat itu saya sampaikan apabila pilkada kalah, maka saya dan Pak Sandiaga Uno berjanji mengembalikan. Apabila kami menang pilkada, maka ini dinyatakan sebagai bukan utang. Makanya ketika pilkada selesai, menang selesai," katanya.
Viral Surat Utang
Sebelumnya, jagat Twitter sempat dihebohkan dengan beredarnya surat utang Anies kepada Sandiaga. Tertulis dalam surat perjanjian itu, total dana yang dipinjam Anies kepada Sandiaga di masa Pilkada DKI Jakarta 2017 mencapai Rp92 miliar.
Surat perjanjian utang itu viral setelah diunggah pemilik akun Twitter @BosPurwa pada Jumat (10/2/2023) lalu.
Baca Juga: Korban Tewas Gempa Turki-Suriah Tembus 28.000 Orang, Jutaan Warga Kehilangan Tempat Tinggal
"Clear, ya," cuitnya.
Surat pernyataan itu dibuat dan diteken oleh Anies di Jakarta pada 9 Maret 2017. Dalam surat tersebut Anies mengakui bahwa dirinya meminjam Rp 20 miliar pada 2 Januari 2017.
Lalu pada bulan berikutnya, ia meminjam Rp 30 miliar. Namun tidak dijelaskan dari mana pinjaman itu didapatkan oleh Anies.
Kemudian Anies mengakui meminjam uang sebagai dana pinjaman III sebesar Rp 42 miliar dari Sandiaga Uno tanpa jaminan serta tanpa bunga. Uang itu digunakannya untuk pemenuhan 70 persen dari total biaya kampanye putaran II Pilkada DKI Jakarta 2017.
"Dengan demikian saya mengakui total jumlah dana pinjaman I, dana pinjaman II dan dana pinjaman III sebesar Rp 92 miliar," demikian isi pernyataan dalam surat yang dikutip Sabtu (11/2/2023).
Dana pinjaman III itu berasal dari Sandiaga yang menjamin secara pribadi pembayaran kembali dana pinjaman itu kepada pihak ketiga.
Berita Terkait
-
Ini Jawaban Anies Baswedan saat Ditanya Soal Ganjar, Prabowo hingga Jokowi
-
Soal Surat Pernyataan Pengakuan Anies Terkait Utang Piutang Saat Pilkada DKI Jakarta, Begini Respons Erwin Aksa
-
Berani Buktikan, Anies Baswedan Sebut Utang Rp 50 M Sudah Selesai
-
Anies Baswedan Sebut Utang Rp 50 M saat Pilkada DKI Jakarta 2017 Sudah Selesai
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mahkamah Konstitusi 'Main Aman' Beri Legitimasi Program MBG yang Bermasalah
-
Sering Olahraga Bikin Rambut Lepek dan Ketombe? Ini Tips Menjaga Kulit Kepala Sehat
-
Gus Ipul Ingatkan Seluruh Jajaran: Program Sekolah Rakyat Butuh Kolaborasi dan Integritas
-
Kenali Modus Customer Service Palsu yang Mengincar OTP dan PIN
-
Dua Siswa Sekolah Rakyat Jadi Delegasi Indonesia di 9th ASEAN Children's Forum
-
Promo Tiket Kereta Api di BRImo Langsung Dapat Cashback 15 Persen, Cek Syaratnya!
-
Terbukti Tarik Pungli ke Sesama PPPK, 1 ASN Pemprov Banten Dipecat Tidak Hormat
-
Pemkab Musi Banyuasin Usulkan Lahan Sekolah Rakyat
-
Habiskan Malam Panjang di Ibu Kota: Intip 5 Cara Menikmati Jakarta hingga Dini Hari di PIK
-
Dari Susu Jadi Yogurt Berkualitas, Transformasi Peternak Karanglo Naik Kelas Bersama BRI