Muhammad Prabowo Subianto mengalami kejadian nahas. Prabowo tewas tenggelam di Sungai Musi lantaran diduga tidak bisa berenang.
Mengutip dari Suara.Sumsel.id, bocah berusisa 11 tahun itu tewas saat bermain dengan teman-teman di pinggir sungai pada Kamis (16/2/2023) lalu.
Peristiwa tewasnya Prabowo itu membuat heboh masyarakat terutama yang tinggal di seputaran sungai itu.
"Korban ditemukan tewas tak jauh dari TKP pencarian dan saat ini sudah dibawa ke rumah duka,” ucap Kasatpol Airud Polrestabes Palembang, Kompol Suprawira seperti dikutip pada Senin (20/2).
Kejadian tersebut berawal saat korban mandi bersama empat rekannya di pinggiran sungai Musi tepatnya di perairan 1 Ilir Kecamatan Ilir Timur II Palembang.
Saat korban sedang asyik berenang tiba-tiba terseret arus sungai Musi.
“Teman korban sempat berusaha menolong, tapi karena arus sungai yang deras, jadi korban tak bisa di tolong lagi,” ujarnya.
Kepala kantor pencarian dan pertolongan Basarnas Palembang, Hery Marantika, mengatakan setelah mengetahui adanya korban tenggelam, tim rescue Basarnas Kota Palembang menurunkan enam personel dengan menggunakan rescue car serta aqua eye, rubber boat, alat selam, peralatan medis, dan komunikasi.
Baca Juga: Diundang Makan oleh Farida Nurhan, Attitude Luna Maya Jadi Sorotan
Berita Terkait
-
Meski Wajah Bercucuran Darah, Seluruh Korban Helikopter Rombongan Kapolda Jambi Dikabarkan dalam Kondisi Selamat
-
Babat Habis Mafia Bola, Kapolri Tegaskan Siap Bersinergi dengan PSSI
-
Kapolri Kerahkan Tim Evakuasi Helikopter Rombongan Kapolda Jambi yang Mendarat Darurat di Kerinci
-
Survei Capres: Elektabilitas Prabowo Tertinggi Kalahkan Ganjar dan Anies
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026