Penemuan koper berisi mayat diduga korban mutilasi di pinggir Jalan Raya Jasinga-Tenjo, Bogor pada Rabu (15/3) kemarin membuat publik gempar. Saat ditemukan warga, koper berwarna tersebut ternyata berisi mayat pria bertato tanpa kepala.
Kapolsek Tenjo Iptu Suyadi menjelaskan detik-detik penemuan koper berisi mayat tersebut. Awalnya, kata dia, koper itu ditemukan warga sekitar di pinggir jalan, persis di bawah sebuah pohon pisang.
Menurutnya, mayat pria bertato di dalam koper merah itu ditemukan dalam kondisi mengenaskan.
"Mayat berjenis kelamin laki-laki, dengan kepala dan kakinya terpotong, dan ada beberapa luka di bagian tubuhnya," ujar Suyadi seperti dikutip dari Suara.com, Kamis (16/3).
Penemuan koper berisi mayat pria tanpa kepala itu awalnya ditemukan warga sekitar pukul 07.30 WIB. Warga yang pertama kali menemukan koper merah itu adik ipar seorang warga bernama Isah (46).
Saat itu, adik ipar Isah hendak berangkat ke kantor tetapi sebelum pergi mengajak anaknya berkeliling dengan sepeda motor. Kemudian ia bertanya dengan temannya yang ikut berkeliling apakah itu koper atau bukan.
Akhirnya karena penasaran, Isah dan adik iparnya beserta tiga orang lain mendekati koper merah itu. Mereka pun terkejut dengan isi koper berupa mayat dan langsung lapor RT.
“Pas dibuka sedikit keliatan pantatnya aja, pas dilebarin kelihatan punggungnya orang itu. Tangannya ada, kaki sama kepalanya engga ada," katanya, Rabu.
Warga lain bernama Ahmad awalnya mengira jika isi koper merah yang tergeletak di tepi jalan itu adalah uang.
Baca Juga: Gunung Merapi Bergejolak, PHRI DIY Pastikan Tak Pengaruhi Reservasi Hotel
"Sempat mengira itu uang," katanya.
Namun setelah dibuka, Ahmad menyadari isinya mayat laki-laki berjenis kelamin laki-laki.
"Ternyata isinya mayat terpotong, terus lapor ke RT dan polsek," katanya
(Sumber: Suara.com)
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Gugat Aturan Gelar Pahlawan Nasional ke MK, Trah Sultan HB II Bongkar Dugaan Penjegalan
-
Warga Sleman Mengeluh Mati Listrik Tiap Hari, PLN Buka Suara dan Beberkan Penyebabnya
-
Sambut HJB ke-544, Jurnalis Se-Bogor Raya Siap Adu Taktik di Lapangan Hijau Sentul
-
Bawa Pesan Khusus dari Prabowo untuk Jokowi? Ini Fakta Pertemuan Didit Hediprasetyo di Solo
-
Nenek 80 Tahun di Sedayu Bantul Tewas Tercebur Sumur Saat Menimba Air
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat
-
Tolak Militerisasi Sipil hingga Kenaikan BBM, Mahasiswa Kepung DPRD Jatim Kritik Kebijakan Prabowo
-
Migrasi Pertamax ke Pertalite Mulai Terjadi di Jogja, Pasokan BBM Subsidi Ditambah 18 Persen
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional