LHKPN milik Kadinkes Lampung Reihana membuat Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK Pahala Nainggolan geleng-geleng kepala. Pasalnya, harta kekayaan milik Reihana hanya sebesar Rp2,7 miliar meski telah menjabat sebagai Kadinkes Lampung selama 14 tahun.
Pahala pun mencurigai jumlah harta kekayaan Reihana lantaran dianggap terlalu kecil untuk pejabat di daerah yang sudah bertugas selama belasan tahun.
"Kecil-lah, 14 tahun jadi dinas masak hartanya cuma Rp 2 miliar," kata Pahala seperti dikutip dari Suara.com, Rabu (10/5).
Apalagi, kata Pahala, Reihana juga menjabat sebagai dewan pengawas di sebuah rumah sakit dan satu tempat lain.
"Yang benar-benar saja kan, kalau dikumpulin dia jadi dewan pengawas di dua tempat. Pokoknya pendapatannya harusnya enggak segitu," kata tegas Pahala.
Kecurigaan itu pun akhirnya terungkap saat Reihana diperiksa KPK pada Senin (8/5) lalu untuk mengklarifikasi harta kekayaannya. Pemeriksaan itu dilakukan KPK setelah kepergok geram memamerkan kemewahan di media sosial.
Pahala pun menyebutkan jika LHKPN milik Reihana itu ternyata dibuat oleh stafnya.
"Ternyata LHKPN-nya dibikin sama stafnya, makanya lima tahun jumlahnya enggak berubah, dia enggak tahu. Makanya kami panggil lagi karena dia juga enggak meyakini angkanya," kata Pahala.
Disebutnya juga, Reihana juga tidak melaporkan sejumlah rekening bank miliknya.
Baca Juga: Gegara Pamer Foto Selfie Nyaris Bugil, Nikita Mirzani Kena Cibir: Habis Open BO?
"Nah, baru kemarin kami dapat rekening bank-nya. Kami lihat isinya dan kami putuskan minggu depan kami panggil," katanya.
Gegara hasil bikinan stafnya, Reihana juga tak bisa menjawab ketika diklarifikasi soal harta yang dimilikinya.
"Ya, hartanya ditanya. Ternyata dia jawab lain. Karena yang mengisi kan stafnya," ujar Pahala.
Karena sejumlah kejanggalan itu, KPK mengagendakan klarifikasi ulang kepada Reihana pada pekan depan.
"Kami panggil lagi karena dia juga enggak meyakini angkanya (kekayaannya di LHKPN)," kata Pahala.
Viral Gegara Doyan Flexing
Berita Terkait
-
Ayah Mario Dandy jadi Tersangka Lagi di KPK, Rafael Alun Kini Kena Kasus TPPU
-
Viral Intip Wartawan Pakai Majalah saat Diperiksa KPK, Aksi Kadinkes Lampung Reihana Bikin Ngakak: Cilukba!
-
Diam-diam Temui Kapolri di Rumah Dinas, Ketua KPK Firli Bahuri Ketakutan usai Pecat Brigjen Endar Priantoro?
-
Kena OTT KPK, Sony Setiadi Ternyata Pendiri Relawan Anies
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Disembunyikan Dalam Beras Basmati! Polisi Ungkap Kasus Narkoba Berlogo Batman Asal Malaysia
-
PGRI: Jangan Cap Guru Mata Duitan karena Minta Gaji Layak
-
Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027
-
Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80
-
5 Serial Netflix Terbaik 2026 yang Wajib Masuk Daftar Tontonan
-
Modus 'Tak Diklik': KPK Bongkar Pungli dan Setoran Gelap Kanim Bali untuk Eks Wamen Silmy Karim
-
Nasib Pilu Korban Penyekapan Bandung, Menkes Tak Bisa Jamin Pulih Sempurna
-
Negara Eropa Bersatu untuk Venezuela, Kirim Banyak Bantuan Termasuk Pesawat Angkut A400M
-
Buntut Viral di Medsos, Kawasan Senopati Kena 'Sikat' Petugas: Mobil Mewah Ikut Kena Angkut!
-
Geger Siswa SD Demo Dukung MBG, Saat Hak Anak Dirampas Demi 'Syahwat' Orang Dewasa