Nikita Mirzani tampaknya semakin murka gegara dicap ibu durhaka oleh putrinya sendiri, Laura Meizani alias Lolly. Tudingan yang disampaikan Lolly membuat hati Nikita Mirzani makin panas.
Belum lama ini, Lolly terang-terangan menyindir balik ibundanya lantaran merasa sakit hati karena aibnya dibongkar Nikita Mirzani. Bahkan, Lolly tak segan-segan menyebut ibunya durhaka.
"Aku udah maafin mimi walaupun mimi gak pernah minta maaf. Aku gak mau jadi anak durhaka sama mimi. Malah justru mimi durhaka sama anak," kata Lolly belum lama ini.
Lantaran sakit hati dengan ucapan putrinya, Nikita Mirzani pun balik menyindir Lolly dengan ucapan yang menohok. Komentar pedas untuk membalas ucapan Lolly itu disampaikan Nikita Mirzani saat melakukan siaran langsung alias live di akun Instagram pribadinya.
"Gue dicap ibu durhaka? Mikir lagi pakai otak 1 juta kali. Berontak boleh, tapi jangan dongok ya," kata Nikita dalam unggahan kanal YouTube Citraa Daily Vlog seperti dikutip dari Matamata.com--jaringan Suara.com, Rabu (7/6).
Tak terima dengan tudingan itu, Nikita Mirzani pun meminta Lolly menggunakan otaknya sebelum melontarkan hujatan kepada ibunnya.
"Ibu durhaka? Ibu durhaka dikasih tempat tinggal bagus. Mikir pakai otak," ujar Nikita Mirzani.
Demi membalas komentar pedas Lolly, wanita yang akrab disapa Nikmir itu kemudian memberi contoh perilaku ibu yang durhaka kepada anaknya.
"Ibu yang durhaka itu ibu yang nginjek anaknya tuh, yang di Argentina, yang anaknya dimatiin puntung rokok di pipi. Itu baru ibu durhaka. Dari usia 3 tahun anak udah diinjek pakai heels," kata janda tiga anak itu.
Baca Juga: Curhat Ikhlas Dipoligami, Inara Rusli Blak-blakan Carikan Istri Muda buat Virgoun
Dalam tayangan langsung tersebut, Nikita Mirzani juga menampik jika dirinya sedang berseteru dengan Lolly. Ia menganggap dirinya sedang meluruskan hal-hal yang tak benar.
"Kalau gue itu sukanya meluruskan ya. Tidak ada perseteruan, tapi meluruskan yang tidak baik."
(Sumber: Matamata.com)
Berita Terkait
-
Makin Panas! Disumpahi Kena Azab, Lolly Sebut Nikita Mirzani Ibu Durhaka
-
Lewat Doa, Nikita Mirzani Sumpahi Lolly: Hukumlah Anak Saya yang Telah Memfitnah Ibu Kandungnya
-
Bukannya jadi Saleha Masuk Pesantren, Lolly Malah Bermasalah Bikin Nikita Mirzani Malu
-
Putrinya Nangis-nangis Ngaku Dipukuli, Nikita Mirzani Tantang Lolly: Kalau Ada Bukti, Keluarin Aja
-
Kasihani Kondisi Lolly, Nikita Mirzani Diultimatum Netizen: Woy Nikmir, Anak Lu Bisa Bunuh Diri Gegara Kelakuan Lu!
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar