Laura Meizani alias Lolly, putri Nikita Mirzani ternyata sempat menjadi santriwati di sebuah pondok pesantren (ponpes) kawasan Serpong, Tangerang Banten. Namun, bukannya menjadi anak yang saleha, Lolly malah bermasalah hingga ada tiga karyawan ponpes yang dipecat gegara kelakuannya.
Cerita itu dibeberkan Ibundanya sendiri, Nikita Mirzani.
"Lolly itu pernah sekolah di Al Wildan, pesantren di Serpong. Sampai 3 staff dikeluarin karena siapa? Karena Lolly," kata Nikita Mirzani seperti dikutip dari Matamata.com--jaringan Suara.com.
Gegara Lolly menjadi santriwati yang bermasalah membuat Nikita Mirzani malu. Nikita Mirzani pun mengaku sampai meminta bantuan dua orang agar bisa mendatangi ponpes.
"Bahkan Mimi pernah meminta bantuan bu Fitri dan bu Amel untuk menemani Mimi ke sekolah karena saking malunya," katanya.
Nikita Mirzani juga mewanti-wanti Lolly agar tidak kelewatan memfitnah orang karena akan menjadi bumerang.
"Jangan sampai nanti orang-orang yang dekat sama kamu dan orang-orang di sekolah yang pernah kamu sekolahin, pada speak up," pungkasnya seperti dikutip dari akun Instagram @lambe_danu, Minggu (4/6).
Nikita Mirzani sebelumnya mengungkap jika Laura Meizani pernah mabuk-mabukan hingga dicupang oleh seorang pria.
"Ada cupangan. Minum beer," bunyi keterangan dalam pesan WhatsApp Nikita Mirzani.
Baca Juga: Tangis Pilu Inge Anugrah, Disuruh Ari Wibowo Kirim Makanan Anaknya ke Rumah Pakai Rantang
Selain mabuk-mabukan dan dicupang pria, salah seorang pegwai Nikita Mirzani juga pernah memergoki Laura Meizani merokok.
"Cuma teh sari kemarin nutupin Lolly ngerokok, takut bilang," bunyi keterangan dalam pesan WhatsApp Nikita Mirzani yang lain.
Perihal itu, sebagian netizen menduga jika Lolly terpapar pergaulan negatif karena meniru pergaualan Nikita Mirzani.
"Mungkin Lolly begitu karena melihat atau meniru cara kak Niki berpacaran," tulis seorang netizen.
"Gaya pacaran kak Niki aja udah gaya barat," ucap netizen lain.
"Emang gak depan anak, tapi di sosmed show up" ujar netizen yang lainnya.
Berita Terkait
-
Putrinya Nangis-nangis Ngaku Dipukuli, Nikita Mirzani Tantang Lolly: Kalau Ada Bukti, Keluarin Aja
-
Kasihani Kondisi Lolly, Nikita Mirzani Diultimatum Netizen: Woy Nikmir, Anak Lu Bisa Bunuh Diri Gegara Kelakuan Lu!
-
Kondisi Mabuk dan Keluyuran sampai Pagi, Nikita Mirzani Unggah Foto Lolly Ada Bekas Cupang di Leher
-
Dituding Jual Diri usai Ribut dengan Nikita Mirzani, Lolly: Gak Malu Bu?
-
Usai Sosok Ayah Dibongkar Nikita Mirzani, Lolly Dicibir: Dosa Lo Punya Bapak Gak Diakuin, Bocah Piyik!
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
Terkini
-
'Kami Minta Dibebaskan', Ratusan Warga Datangi Mapolres Sanggau, Polisi Beri Waktu 3 Hari
-
5 Poin Penting di Balik Aksi Warga Bogor Barat Desak Dedi Mulyadi Buka Tambang Legal
-
Pembebasan Lahan Jalur Khusus Tambang di Kabupaten Bogor Dikebut Rampung Tahun Ini
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling Worth It Dibeli Pakai Gaji Pertama Mei Ini, Murah tapi Performa Ngebut
-
5 Fakta Baru Tabrakan Maut Pandeglang: Penahanan Penabrak Ditangguhkan hingga Dugaan Sakit
-
Arah Baru Dunia Pendidikan, Guru Masa Kini Wajib Jadi EduCreator?
-
Sopir Pajero Kabur Usai Tabrak Pedagang Buah di Jaktim - Tinggalkan Korban, Ini Alasannya
-
5 Rekomendasi Serum Malam di Bawah Rp150 Ribu untuk Ibu Muda, Murah tapi Kualitas Nomor Satu
-
Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti
-
Hormati Pertemuan PGI - HKBP dan Jusuf Kalla, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi