Masyarakat di Kalimantan Barat (Kalbar) dihebohkan dengan tewasnya seorang perempuan bernama Sri Mulyani. Dugaan pembunuhan terhadap Sri Mulyani yang jasadnya ditemukan tinggal tulang belulang itu melibatkan anggota TNI berinisial Y.
Terkait misteri kasus tewasnya Sri Mulyani, pihak keluarga melayangkan surat terbuka kepada pengacara kondang, Hotman Paris Hutapea untuk bisa membantu mengusut kasus tersebut. Surat terbuka itu disampaikan kakak mendiang Sri Mulyani, Ning Diana, beberapa waktu lalu.
"Saya kakak kandung korban meminta bantuan kepada Bapak Hotman Paris untuk mengungkap kasus pembunuhan adik saya yang bernama Sri Mulyani di Sajingan Kabupaten Sambas yang dibunuh oleh oknum TNI ynag bertugas di Kecamatan Sajingan, Kabupaten Sambas," kata Ning dalam unggahan yang dibagikan akun Instagram @pontianak_infomedia dikutip dari KalbarSuara.id--jaringan Suara.com, Selasa.
Menurut Ning, hingga saat ini pihaknya belum mendapatkan titik terang kasus kematian adiknya sehingga berharap mendapat bantuan dari Hotman Paris.
"Sampai saat, ini kami tidak mendapat kejelasan dan hari ini saya benar-benar meminta bantuan kepada Bapak Hotman Paris," kata dia.
Terkait surat buka dari keluarga korban, Hotman Paris akhirnya bersedia untuk membantu mengusut soal kasus pembunuhan terhadap Sri Mulyani yang jenazahnya ditemukan tinggal tulang belulang di Sajingan, Sambas pada 1 Juni 2023 lalu.
Hal itu diungkapkan oleh pengacara keluarga korban, Jelani Christo.
"Yang pertama LBH Majelis Adat Dayak Nasional, yang kedua bang Hotman Paris, dan yang ketiga dari forum aliansi advokat borneo bersatu," kata Jelani seperti dikutip dari Suara.com.
Menurutnya, tiga lembaga bantuan hukum yang bakal menangani kasus itu menduga jika Sri Mulyani merupakan korban pembunuhan berencana.
"Jadi tiga ini bergabung menjadi satu, untuk mendampingi, membela, menuntut keadilan, yang telah dilakukan oleh oknum TNI yang telah melakukan pembunuhan berencana, kami duga secara berencana," katanya.
(Sumber: KalbarSuara.id)
Berita Terkait
-
Diketawai karena Bukan Lawan Setimpalnya, Razman Nasution Diledek usai Tersangka: Tiap Bangun Pagi Kebayang-bayang Wajah Hotman Paris
-
Disender Hotman Paris Usai Lama Hilang, Kemunculan Tante Ernie 'Pemersatu Bangsa' jadi Omongan: Jadi Aspri Keberapa Nih?
-
Tantang Musuhnya, Razman Nasution: Hotman Itu Hanya Banyak Bacot, Gak Ada Mental!
-
Sesumbar Tak Layak jadi Tersangka, Razman Nasution Siap Lawan Hotman Paris: Insyaallah Saya akan Bebas
-
Hotman Paris Siap Bela Kasus Cerainya dengan Virgoun, Inara Rusli Girang: Masyaallah, Terima Kasih Bang Hotman
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Nikmati Diskon 20 Persen di Frestive Pakai Kartu dan QRIS BRI
-
Only in Hong Kong: Cara Baru Menikmati Kota yang Penuh Kontras dan Cerita
-
Tolak Naikkan Gaji Ryan Gosling, Film Barbie 2 Terancam Batal Produksi
-
Cegah Kanker Serviks, Kemenkes Beri Vaksin HPV untuk Anak Laki-Laki Mulai Agustus
-
Eks Waka PPATK Desak Tim 9 Usut Asal-usul Emas 74 Kg Milik Febrie Adriansyah
-
Padamkan Karhutla Riau, Manggala Agni Kesulitan Dapatkan Sumber Air
-
Teror di Selat Hormuz Berlanjut, Kapal Dagang Disambar Proyektil Misterius
-
Sejumlah Wilayah Palembang Akan Padam Listrik Hingga 6 Jam, Ini Lokasinya
-
Ulasan Novel Cinta di Dalam Gelas, Keberanian Maryamah Menantang Juara Catur
-
6 Sunscreen Mengandung Ceramide untuk Perbaiki Skin Barrier Rusak, Harga Mulai Rp40 Ribuan