Dewi Perssik sempat membuat geger lantaran mengamuk dipalak duit ratusan juta saat hendak mendaftarkan hewan kurban oleh Ketua RT di tempat tinggalnya. Ternyata, semua salah paham.
Klarifikasi itu disampaikan Rosmini, seorang PRT yang bekerja dengan Dewi Perssik. Menurutnya, terjadi salah penyampaikan saat majikannya hendak mendaftarkan hewan kurban kepada Ketua RT.
Rosmini juga memastikan tidak ada terjadi keributan saat Ketua RT setempat menolak sapi milik Dewi Perssik saat didaftarkan sebagai hewan kurban.
Dia juga menyebut, soal uang Rp100 juta yang diucapkan oleh pak RT hanya kesalahpahaman saja.
"Enggak, enggak (sampai berantem). Bukan, itu salah penyampaian," kata Rosmini dalam unggahan @gemoy95246, Kamis (29/6).
PRT itu mengatakan kejadian sebenarnya. Menurutnya, sopir yang mengantar sapi kurban Dewi Perssik meminta bantuan pak RT untuk ikut mengangkut hewan itu ke mobil. Saat itu, sang sopir akan memberi imbalan berupa rokok kepada pak RT. Namun, pak RT justru menolak.
"Kan pak sopir ini minta tolong, 'pak, kalau boleh kita minta tolong dong, naikin sapi. Kita kasih uang rokok'. Nah, mungkin pak RT-nya itu kesel kali ya, dia nyautin, 'jangankan uang rokok, dikasih 100 juta pun saya nggak mau', gitu," katanya.
Rosmini pun berkali-kali bertanya apakah benar pak RT meminta Rp100 juta, sang sopir membantahnya. Karena pak RT tidak mau membantu menaikkan sapi, maka Rosmini memanggil bantuan kru lainnya.
Sebelumnya, Dewi Perssik mengaku sempat dipalak uang oleh Ketua RT di rumahnya di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan saat hendak mendaftar hewan kurban. Bahkan, Ketua RT setempat disebutnya sempat marah-marah dan menolak sapi kurban yang mau diserahkan Dewi Perssik untuk disembelih.
Baca Juga: Pamer Otot Kekar, Inge Anugrah Malah Dicibir: Kayak Lelaki
"Aku awalnya minta tolong ke ustaz dekat rumah untuk nitip sapi kurban. Tapi pas ART dan security-ku anter sapinya, malah dibentak sama bapak RT di sekitar rumahku," ungkap Dewi Perssik seperti dikutip dari Suara.com, Rabu (28/6).
Dewi Perssik bercerita dirinya diizinkan mendaftarkan hewan kurban asal memberikan uang ratusan juta kepada pak RT.
"Katanya, lingkungan sini tidak butuh dan tidak kekurangan daging. Kalaupun mau dibantuin sapinya, harus bayar Rp 100 juta. Kalau nggak, sapinya mau dilepas," cerita Dewi Perssikk menirukan percakapan Ketua RT di lingkuhan rumahnya.
Tak cuma kena palak, Ketua RT itu berani menantang Dewi Perssik jika tak mau mematuhi aturan di lingkungan rumahnya.
"Bahkan Pak RT-nya ini nantangin saya, nyuruh ART saya menyampaikan ke saya," ujar mantan istri Saipul Jamil itu.
(Sumber: Suara.com)
Berita Terkait
-
Dewi Perssik Curhat Diperas Pak RT Duit Rp100 Juta saat Daftar Hewan Kurban: Kalau Gak, Sapinya Dilepas!
-
Tak Sudi Disebut Wanita Binal karena Suka Joget Erotis di Panggung, Dewi Perssik: Aku Bangga jadi Janda Terhormat!
-
Dicap Wanita Mandul, Dewi Perssik Malah Bersyukur Keguguran saat Hamil Anak Saiful Jamil: Berarti Allah Sayang Sama Gue
-
Ngadu ke Polisi Rumahnya Disatroni 2 Pria Misterius, Dewi Perssik: Kalau Macam-macam, Tembak Kakinya!
-
Minta Publik Jangan Percaya Nikita Mirzani, Dewi Perssik: Dia Itu Pernah Masuk Rumah Sakit Jiwa
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123