Farhat Abbas menjadi sorotan lantaran kembali menyindir keluarga Presiden Jokowi. Setelah menyerang Gibran Rakabuming Raka, giliran sang adik, Kaesang Pangarep yang jadi sasaran Farhat Abbas.
Sindiran itu diutarakan Farhat Abbas setelah nama Kaesang ramai didukung maju di Pilwalkot Depok 2024 mendatang.
Dalam unggahannya, Farhat Abbas menganggap nekat jika Kaesang benar-benar mencalonkan diri sebagai Wali Kota Depok. Bahkan, Farhat Abbas menyebut jika nyali Kaesang lebih besar daripada putra eks Presiden Soeharto, Tommy Soeharto.
"Anak Presiden nyalon jadi walikota depok, itu namanya nekad! Ngalahin nyali Tommy Soeharto.. 32 tahun jadi anak presiden main ke Depok aja jarang, apalagi mau nyalon.." tulis Farhat Abbas melalui Instagram Story seperti dikutip dari Suara.com.
Ketimbang maju di Pilwalkot Depok, Farhat Abbas justru menyarankan agar Kaesang menjadi Wali Kota Singapura.
"Lebih cocok jadi walikota di Singapura, biar bisa jumpa mantan," sindirnya.
Sebagai informasi, baliho Kaesang Pangarep sebagai Bakal Calon Wali Kota Depok terpampang di sejumlah titik di Depok. Menanggapi kemungkinan dirinya menjadi Wali Kota Depok, Kaesang berkelakar santai.
Sedangkan Gibran Rakabuming Raka disindir Farhat Abbas perkara kabar akan menjadi Calon Wakil Presiden berpasangan dengan Prabowo. Farhat menyinggung Presiden Jokowi yang tak seharusnya ikut campur masalah pemilihan presiden.
Sindiran Farhat Abbas diduga terkait persaingan politik untuk Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 mendatang. Farhat Abbas sendiri kini tergabung dalam Partai Kebangkitan Nusantara (PKN).
Baca Juga: Bingung Ditanya soal Pisang Kaesang, Erina Gudono: Ini Pertanyaan Apa Ya?
(Sumber: Suara.com)
Berita Terkait
-
Bingung Ditanya soal Pisang Kaesang, Erina Gudono: Ini Pertanyaan Apa Ya?
-
Kaesang Ngeluh Dijelek-jelekin Istri Padahal Lagi Kampanye Lewat Podcast, Erina Gudono: Biar Rakyat Gak Tertipu!
-
Kaesang Malah Kicep saat Ditanya Visi-Misi Jika Maju Pilwalkot Depok, Erina Gudono: Gak Ngerti Dia
-
Usai Dikabarkan Niat Terjun Politik, Erina Gudono Akui Kaesang Rajin Belajar Pidato: Kalo Latihan Ngasih Janji Manis Kayak PDKT Dulu
-
Kritik Telak Farhat Abbas Jelang 2024: Minta Gibran Nikmati Kekuasaan Sesuka Hati, Jokowi Jangan jadi Timses Capres!
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
Terkini
-
Penjelasan Unhas Terkait 28 Mahasiswa Disebut Diskor Karena Kritik Program MBG
-
IHR: Piala Paku Alam 2026 Siap Digelar di Yogyakarta, Hadirkan Kemeriahan Pesta Karnaval
-
Tak Hanya Jago Taktik, Skill Poliglot Carlo Ancelotti Bisa Jadi Senjata Rahasia Brasil
-
Rincian Biaya Full Tank 7 Skutik Honda di Kala Pertamax Meroket, Paling Murah Rp60 Ribuan
-
Sinergi Bajaj Adira Finance: Dorong Ekonomi Lokal dan Perluas Kepemilikan Kendaraan Roda Tiga
-
Kawasaki KLX150 Termurah Tipe Apa? Segini Harga dan Spesifikasinya
-
Disia-siakan Arsenal! Folarin Balogun Jelmaan Ian Wright yang Mengamuk di Piala Dunia 2026
-
Kasus BPK Sumsel: Ini Daftar Tersangka dan Pihak yang Masih Diperiksa KPK
-
FIFA Angkat Tangan, Nasib Thomas Partey di Piala Dunia 2026 di Ujung Tanduk
-
Betrand Peto ke Sarwendah: Bun, Pernah Ingat Bagaimana Kalian Hasut Keluargaku di NTT?