Aksi sadis tiga anggota TNI terkait penculikan yang menewaskan seorang pemuda asal Aceh, Imam Masykur bikin Panglima TNI Laksamana Yudo Margono geram. Buntut dari kasus itu, Yudo Margono memerintahkan agar tiga prajurit TNI itu dihukum berat, maksimal hukuman mati.
Satu dari tiga penculik sadis itu adalah Praka RM, yang diketahui bertugas sebagai anggota Paspampres. Sikap tegas Panglima TNI Laskamana Yudo Margono terkait kasus penculikan yang melibatkan tiga prajuritnya itu disampaikan oleh Kapuspen TNI Laksamana Muda Julius Widjojono.
"Panglima TNI mengawal kasus ini agar pelaku dihukum berat, maksimal hukuman mati," kata Julius, dikutip dari Suara.com.
Menurutnya, jika tak dihukim mati, Panglima TNI meminta agar Praka RM dkk bisa dihukum seumur hidup. Sebab, aksi penculikan sadis itu sudan masuk dalam kategori pembunuhan berencana.
"Minimal hukuman seumur hidup karena termasuk tindak pidana berat, melakukan perencanaan pembunuhan," katanya.
Tak hanya meminta agar dihukum maksimal, Margono Yudo memerintahkan agar tiga penculik Imam Masykur segera dipecat dari statusnya sebagai anggota TNI. Pasalnya, menurut Julius, Margono selaku pimpinan tertinggi di korps TNI ikut prihatin atas kasus pembunuhan yang menimpa warga sipil.
"Panglima TNI prihatin," katanya, dikutip dari Suara.com.
Julius menyampaikan Panglima TNI memastikan dan memerintahkan agar tiga prajurit itu dipecat dari kesatuan.
"Pasti dipecat dari TNI. Pecat sudah pasti. Itu perintah terang Panglima TNI," kata Julius.
Resmi Tersangka
Tiga anggota TNI yang terlibat kasus penculikan dan menewaskan nyawa Imam Masykur telah resmi ditetapkan sebagai tersangka. Ketiganya pun dikabarkan sudah mendekam di Rutan Pomdam Jaya.
"Tersangkanya yang sudah diamankan tiga orang," kata Danpomdam Jaya Kolonel Cpm Irsyad Hamdie Bey Anwar saat dikonfirmasi, Senin (28/8/2023).
Dia pun memastikan jika ketiga tersangka adalah prajurit TNI. Satu dari ketiganya adalah Praka RM yang bertugas sebagai paspampres.
"TNI semua ketiganya. Satu yang dari Paspampres yang lain bukan," imbuhnya.
Kronologi Penculikan Serka RM dkk
Berita Terkait
-
Pemuda Aceh Tewas usai Diculik Paspampres, Ibu Korban Minta Keadilan: Apa Salah Anak Saya Pak Jokowi?
-
Jasadnya Dibuang ke Sungai, Sederet Fakta Kasus Pemuda Aceh Tewas usai Diculik Paspampres di Toko Kosmetik
-
Tepis Klaim OPM Sandera Pilot Susi Air Kapten Philips, Panglima TNI Yudo Margono: Gak Ada Penyanderaan!
-
Murka Dengar Anggota Paspampres Perkosa Prajurit Wanita yang Jaga KTT G20 Bali, Panglima TNI Tak Beri Ampun: Pecat!
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
4 Kulkas dengan Fitur Pembeku Cepat, Bikin Es Batu dan Makanan Beku Lebih Praktis
-
Rudal Iran Hancurkan Perusahaan China di Kuwait, 1 Orang Tewas
-
Detik-detik Perlawanan Sengit Korban Gagalkan Aksi Pelecehan Seksual di Kebun Karet Sukabumi
-
5 Pilihan Sunscreen untuk Motoran Sesuai Review: Tahan Keringat dan Tak Bikin Kusam
-
Selamat Tinggal BBM? Prabowo Ingin Semua Kendaraan di Indonesia Berbasis Listrik
-
Ulasan Buku Cukup Jadi Kamu, Seni Menghargai Diri Tanpa Pengakuan Orang Lain
-
61 Ribu Siswa Jakarta Belum Nikmati Sekolah Gratis
-
ASUS ExpertBook Ultra: Laptop Profesional dengan Mobilitas Tinggi dan Performa AI
-
Eks Satria Muda Gelar Liga Antar Akademi, Dorong Pembinaan Basket Usia Dini
-
Menerka Siasat Licik Vietnam Hentikan Mitchell Baker: Tekel Brutal atau Sikutan?