Marjam Abdurrahman, ibu kandung Aldila Jelita marah besar dengan keputusan putrinya yang ingin rujuk dengan Indra Bekti. Pasalnya, Marjam menyinggung perbuatan Indra Bekti yang dianggap diharamkan agama. Bahkan, Marjam menyebut jika Indra Bekti sempat terkena azab sebelum resmi bercerai dengan Aldila Jelita.
Berdasar cuplikan video yang diunggah akun TikTok @ayucantika02, Marjam mengaku sempat mencak-mencak setelah mendengar ucapan Aldila Jelita ingin rujuk dengan Indra Bekti. Pasalnya, dia menyebut jika kesalahan yang telah diperbuatan Indra Bekti tak lagi bisa ditolerir.
"Dila sudah sampaikan waktu habis sebulan dia bercerai, terus bilang, 'Mami, I wanna back to Bekti', saya angry (marah) dong. Karena ini kesalahan yang Bekti bikin sudah fatal," katanya, seperti diwartawakan Metro.suara.com--jaringan Suara.com.
Marjam pun menyebutkan jika Indra Bekti sudah pernah mengaku bertaubat. Namun, mantan menantunya membuat kesalahan lagi hingga akhirnya diberikan azab dari Allah. Diketahui, Indra Bekti sempat menjalani perawatan di rumah sakit pada 2022 lalu akibat penyakit pecah pembuluh darah.
"Udah pernah terjadi tahun 2016, sekarang diulangi lagi, dan sudah diazab sama Allah tahun 2000 kemarin itu (2022), waktu Desember, waktu dia ulang tahun," katanya.
"Saya waktu tahun 2016, 'Bekti kamu bersumpah tidak melakukan? Oke, bersumpah atas nama Dafni dan Abel', (dijawab) 'Oke saya bersumpah'," imbuhnya.
Lantaran kesalahan Indra Bekti sudah tergolong berat, Marjam pun tak sudi jika Aldila Jelita kembali rujuk dengan mantan suaminya itu. Walau tak menjelaskan apa kesalahan yang diulangi oleh Indra Bekti, Marjam hanya menyinggung perihal perbuatan yang diharamkan di Surah Nabi Luth.
"Saya bicara ini sebagai lisannya (umat) Islam. Islam menyatakan di surat Nabi Luth ini adalah haram, tidak boleh, kecuali kalau memang Bekti mau bertobat, tunjukin tobatnya dulu," kata Marjam.
"Dua tahun Bekti harus perbaiki diri. Taubat itu ada 3, Bekti ini (harus) salat taubat, salat tobatnya bener enggak? Terus udah gitu menjauhi enggak dari perbuatan yang hina? Dan tidak mengulangi. Nah tapi si Bekti kan mengulangi," katanya.
Baca Juga: Buka Suara soal Kabar Rujuk dan Nikah Ulang dengan Aldila Jelita, Indra Bekti: Alhamdulillah...
Diketahui kisah kaum Nabi Luth sangat berkaitan dengan perbuatan menyukai sesama jenis atau LGBT. Sebelumnya, Bekti juga diisukan bercerai dengan Aldila karena terlibat percintaan sesama jenis.
(Sumber: Metro.suara.com)
Berita Terkait
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Lowongan Kerja BRI Terbaru Juli 2026 untuk Lulusan D3 dan S1, Ini Link Daftarnya
-
4 Rekomendasi Pelembap Wajah yang Tidak Lengket, Kulit Kenyal dan Terhidrasi
-
Mitsubishi New Xforce Resmi Meluncur, Pakai Hybrid Generasi Terbaru
-
Madura United Datangkan Bek Tengah Vava Mario Yagalo, Siap Perkuat Lini Belakang
-
Stasiun Pengisian Daya Kendaraan Listrik Cepat Bertambah di Jakarta, Isi Daya Hanya 15 Menit
-
Frans Putros Hengkang, Ini Respon Pelatih Persib Bandung
-
Mau Punya Rumah Murah? Intip Program BRI KPR Solusi dengan Harga di Bawah Pasar
-
Purbaya Serahkan Becak Listrik di Yogyakarta buat Pariwisata Ramah Lingkungan
-
Likuiditas Masih Melimpah, Perbankan Masih Leluasa Salurkan Kredit
-
Inovasi Produk Water Based Rendah Emisi Ciptakan Kualitas Ramah Udara