Singkat cerita, Irwansyah akhirnya terjun ke dunia hiburan pada 2009. Ia bahkan membuka agensi dan kelas akting pada 2019 hingga 2020.
"Saat ini tersangka bekerja di webstreaming menjabat sebagai pemilik sejak 2022 dengan tugas dan tanggung jawab sehari-hari yaitu membuat film, sutradara, penulis, promosi, editing, akuisisi, pendanaan," bebernya.
Berdasar hasil pemeriksaan awal, Irwansyah mengaku memperoleh ide membuat film porno karena pengalaman atau kebiasaannya menonton film dewasa.
"Dari pengalaman nonton film, nonton film gitulah," katanya.
Motif Cuan
Setelah ditetapkan sebagai tersangka, terungkap motif di balik aksi Irwansyah membuat 120 film porno karena dianggap bisa menghasilkan banyak uang. Sederet selebgram seperti Siskaeee dan Virly Virginia turut membintangi film dewasa garapan Kelas Bintang.
"Terkait motif ekonomi. Mungkin menawarkan film seperti ini lebih banyak peminatnya," kata Ardian.
Selain Irwansyah, polisi juga menetapkan empat tersangka lainnya lantaran dianggap terlibat dalam produksi film porno yang sempat bermarkas di kawasan Jakarta Selatan. Mereka adalah JAS, AIS, AT dan SE.
"JAS itu kameramen, AIS selaku editor, SE selaku sekretaris dan salah satu talent wanita, AT selaku sound engineering dan pemain figuran juga," kata Adrian.
Polisi juga sedang menelusuri aliran uang yang dihasilkan dalam pembuatan film porno tersebut. Dalam penelusuran itu, polisi juga menggandeng beberapa bank untuk memblokir rekening yang dipakai para tersangka untuk menampung keuntungan dari film esek-esek itu.
"Kami sudah koordinasi dengan beberapa bank untuk dilakukan pemblokiran hari ini," ujar Adrian Satrio.
Selain itu, penyidik juga sudah melibatkan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) untuk memblokir situs yang menyuguhkan film porno garapan Kelas Bintang.
"Kami juga sudah koordinasi dengan Kominfo untuk pemblokiran terkait web yang ada kaitannya dengan rumah produksi tersebut," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Tak Cukup Alim, Cak Imin Minta Santri Melek Literasi Keuangan Agar Tak Terjebak Judol dan Pinjol
-
Berdayakan Puluhan Kelompok Usaha, Klaster Unggulan BRI Sukses Dongkrak Potensi Peternak
-
Mahkamah Konstitusi 'Main Aman' Beri Legitimasi Program MBG yang Bermasalah
-
Sering Olahraga Bikin Rambut Lepek dan Ketombe? Ini Tips Menjaga Kulit Kepala Sehat
-
Gus Ipul Ingatkan Seluruh Jajaran: Program Sekolah Rakyat Butuh Kolaborasi dan Integritas
-
Kenali Modus Customer Service Palsu yang Mengincar OTP dan PIN
-
Dua Siswa Sekolah Rakyat Jadi Delegasi Indonesia di 9th ASEAN Children's Forum
-
Promo Tiket Kereta Api di BRImo Langsung Dapat Cashback 15 Persen, Cek Syaratnya!
-
Terbukti Tarik Pungli ke Sesama PPPK, 1 ASN Pemprov Banten Dipecat Tidak Hormat
-
Pemkab Musi Banyuasin Usulkan Lahan Sekolah Rakyat