Aksi brutal siswa SMP di Cilacap, Jawa Tengah yang menjadi pelaku perundungan alias bullying kepada siswa lainnya membuat publik geram. Kasus itu terungkap setelah videonya viral di media sosial.
Dalam video yang beredar, pelaku sempat mengangkat kedua tangannya ke atas mirip selebrasi Lionel Messi, pesepakbola terkenal asal Argentina. Aksi selebrasi itu terjadi usai pelaku puas menghajar habis-habisan korban hingga tersungkur ke tanah.
Dalam video yang dibagikan akun X (Twitter) @narkosun, pada Rabu kemarin, aksi penganiayaan itu divideokan dan ditonton siswa lainnya. Pelaku yang mengenakan topi berwarna hitam berkali-kali melayangkan dengkulnya ke perut korban hingga terjatuh. Walau sudah terkapar, pelaku langsung menginjak-injak perut dan kepala korban.
"Bagi yang belum tahu pembulian yang dilakukan makhluk ini, ini videonya. Sudah jatuh ke tanah, masih aja ditendang2. Bener2 durjana," demikian keterangan unggahan tersebut.
Akun tersebut pun membagikan tangkapan layar saat pelaku sedang bergaya selebgrasi Messi usai menganiaya korban. Aksi pelaku perundungan itu tampaknya mengingatkan netizen dengan kasus Mario Dandy yang tanpa ampun menghajar remaja bernama David Ozora hingga koma.
"Pelajar yg membully temannya ini sdh ditangkap ya? Apa jadi Mario Dandy jilid 2? Kok ada pelajar bejat kayak gitu. Miris," tulis akun tersebut.
Sontak saja, unggahan video pelaku perundungan itu langsung dihujani beragam komentar dari netizen.
Bahkan, ada yang turut mengunggah foto kolase Mario Dandy yang sedang selebgrasi ala Cristiano Ronaldo usai menganiaya David Ozora den pelaku perundungan terhadap siswa SMP di Cilacap.
Selain itu, ada pula netizen yang mengunggah foto hasil editan yang menampilkan sosok Mario Dandy dan pelaku bullying siswa di Cilacap seolah sedang duduk bareng di bumper depan mobil Rubicon.
"Sama-sama pakai hoodie," tulis netizen yang mengunggah foto hasil editan itu.
"Mario Dandy jilid 2 versi lite.. ga bakal ada backingan kalau ini wkwk," tulis salah satu netizen.
"Kemarin siuuu sekarang gaya bapak bapak bocil tolol," timpal yang lain.
Dalam kasus bullying terhadap siswa SMP di Cilacap, Jawa Tengah, polisi telah meringkus dua terduga pelaku, MK (15) dan WS (14).
Kapolresta Cilacap Komisaris Besar Polisi Fannky Ani Sugiharto, mengklaim jika penangkapan terhadap dua terduga pelaku itu dilakukan sebelum kasus tersebut viral.
"Kami mengamankan dua terduga pelaku dan tiga orang saksi selang dua jam setelah menerima informasi dari Kades Negarajati dan Pesahangan," kata Kapolres dikutip dari Antara.
Berita Terkait
-
Pelaku Bullying Siswa SMP di Cilacap Pakai Peci saat Ditangkap, Mukanya jadi Bahan Celaan: Tiba-tiba Alim, Mau Nyapres?
-
Siswa SMP Korban Bullying di Cilacap Babak Belur hingga Sesak Dada, Sang Kakak Murka ke Pelaku: Sangat Brutal, Penjarakan Biar Jera!
-
Danilla Curhat Tak Disukai Cowok Gegara Dibully Gajah Bengkak, Netizen: Tapi Suami Gue Cinta Mentok Sama Lo
-
Muka Asli Mira Hayati Viral, Bos Skincare Pemilik Tas Emas Akhirnya Diolok-olok: Kamera Wartawan Tak Menipu
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan