Ayah I Wayan Mirna Salihin, Edi Darmawan Salihin mendadak jadi sorotan setelah blak-blakan memberikan uang kepada Reza Indragiri, salah satu ahli dalam kasus kopi sianida yang menjerat Jessica Kumala Wongso ke penjara. Dalih Darmawan Salihin memberi amplop berisi uang jutaan rupiah karena kasihan dengan Reza Indragiri saat menjadi narasumber acara TV.
Pengakuan itu disampaikan Darmawan Salihin saat berbincang dalam podcast yang tayang di channel Youtube Karni Ilyas Club pada Sabtu (7/10) lalu.
"Dia kencing, lalu saya selipkan berapa juta perak begitu, maksudnya biar dia bisa pulang, kasihan nih. Dia jadi narasumber kan suka dikasih nih duit kecil-kecil, kalau saya kan bagiin buat duafa," kata Darmawan.
Terkait hal itu, Reza Indragiri akhirnya angkat suara soal amplop berisi uang yang diberikan Darmawan Salihin. Reza Indragiri mengaku jika dirinya dipaksa oleh Darmawan Salihin untuk menerima uang tersebut. Darmawan disebut secara paksa menyelipkan amplop ke tas yang dibawa oleh pakar Psikologi Forensik itu.
Reza Indragiri juga mengaku tidak terima dengan sebutan dirinya duafa. Dia memastikan dirinya tak semiskin dengan apa yang diucapkan Darmawan.
"Ada pihak yang menyebut saya duafa dan mencoba mengongkosi saya pulang ke Bogor katanya begitu. Tapi saya pastikan saya tidak semiskin itu lah," kata Reza dikutip Suara.com, Senin kemarin.
Dia pun menganggap amplop berisi uang itu sebagai upaya Darmawan untuk menyuap dirinya saat dihadirkan sebagai ahli dalam kasus Jessica Wongso.
"Kalau saja saya yang notabenenya bukan siapa-siapa ternyata dikasih uang dan diduga kuat itu merupakan bentuk penyuapan untuk mempengaruhi saya agar berhenti berkata-kata maka saya khawatir betul bahwa hal serupa secara tidak bertanggung jawab dilakukan oleh pihak yang sama kepada oknum-oknum penegakan hukum. Di situ letak kekhawatiran saya," bebernya.
Lantaran cemas dengan amplop yang diberika Darmawan, Reza Indragiri mengaku saat itu melaporkan langsung kepada Laode M Syarif yang saat itu menjawab sebagai Wakil Ketua KPK.
Baca Juga: Ayah Mirna Salihin: Kenapa Ferdy Sambo Dibawa-bawa? Saya Ini Paling Tahu Siapa Sambo!
Setelah menerima laporan dari Reza Indragiri, Laode pun akhirnya mengirim tim KPK untuk memeriksa amplop yang diberikan Darmawan Salihin.
"Beliau (Laode) memandang ini sebagai masalah serius. Saya pun memandang masalah serius," katanya.
Reza Indragiri pun mengklaim tak sampai menyentuh isi amplop yang akhirnya dibawa tim KPK. Dia pun tak mengetahui berapa jumlah uang dari amplop yang diberikan Darmawan Salihin.
"Tapi berapa jumlah terus terang saya tidak ingat. Karena bagi saya jangankan saya terima, memegang pun menyentuh pun tidak, karena langsung berada dalam pengawasan KPK dan mereka bawa," katanya.
Selain itu, Reza juga mengungkit soal keterlibatannya dalam film dokumenter Netflix yang berjudul "Ice Cold: Murder Coffe and Jessica Wongso." Dia mengaku tak menerima sepeser uang saat diminta pihak Netflix untuk menjadi narasumber dalam film dokumenter tersebut.
"Ada sebagian pihak yang menganggap bahwa seluruh pihak yang dilibatkan dalam film dokumenter tersebut dibayar. Saya tidak tahu ya tentang para ahli lain, saya sama sekali tidak tahu. Tapi dengan saya pribadi, saya pastikan keterlibatan saya di film dokumenter tersebut nilainya 0 rupiah," ungkapnya.
Berita Terkait
-
Hari Ini Ultah ke-35 Tahun, Jessica Wongso: Saya Ingin Bebas!
-
Ayah Mirna Salihin: Kenapa Ferdy Sambo Dibawa-bawa? Saya Ini Paling Tahu Siapa Sambo!
-
Ditantang Buktikan Ucapan Krishna Murti di Kasus Jessica Wongso, Ayah Mirna Sebut Otto Hasibuan Cari Perkara: Jangan Main-main Sama Dia!
-
Minta Tanggapan Netizen soal Kasus Jessica Wongso, El Rumi Malah Diledek soal Fuji: Yuk Bisa El...
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?
-
Laptop AI Asus 2026 Resmi Rilis di Indonesia, Zenbook DUO Layar Ganda hingga Vivobook Copilot+ PC
-
BPS: 411 Ribu Warga Banten Masih Menganggur, Kualitas Lapangan Kerja Jadi Sorotan
-
Wamendagri Bima: Tantangan Perubahan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tetapi Eksekusi di Daerah
-
4 Shio Paling Hoki 7 Mei 2026: Rezeki Mengalir, Karier dan Cinta Bersinar Besok
-
Menyentuh! Ayah Bunga Zainal Wafat Usai Semua Anak Berkumpul, Dimakamkan Sesuai Keinginan Istri
-
Redam Penolakan Warga, Pemkot Bogor Ajak Warga Kayumanis Studi Banding ke China Soal PSEL
-
Ponsel Misterius Motorola Lolos Sertifikasi Komdigi, HP Lipat Gahar Razr Fold?
-
Apa Beda Waterproof dan Transferproof? Ini 5 Cushion dengan Dua Kelebihan Sekaligus
-
BGN Bantah Siswa SD di Pemalang Dikeluarkan Gara-gara Kritik MBG: Itu Tidak Benar