Viral di media sosial tentang video yang merekam penampakan Stasiun KRL Sudirman yang terlihat ramai dan penuh lautan manusia pada jam pulang kantor. Hal itu terlihat dalam video yang diunggah oleh akun TikTok @hurttttttttt dengan keterangan ‘Train To Busan Di Sudirman’ pada Rabu, (12/10) kemarin.
Dalam video, terlihat banyak orang yang berjejalan sedang mengantre eskalator di stasiun Sudirman. Bahkan eskalator untuk turun pun digunakan untuk naik oleh para calon penumpang KRL.
Tak lama terdengar suara teriakan yang meminta petugas untuk menahan para penumpang yang ingin menaiki eskalator tersebut, lantaran sudah terlalu penuh sesak. Namun rupanya hanya terlihat satu orang petugas saja yang berada di ujung atas eskalator.
“Pak, stop tahan penuh, penuh, penuh,” teriak orang-orang yang sedang mengantre eskalator di bawah.
Video tersebut pun sontak menjadi sorotan netizen. Banyak netizen yang mengaku bahwa stasiun KRL Sudirman pada jam pulang kantor memang sangat penuh. Bahkan ada yang mengibaratkannya seperti bencana alam.
“Stasiun Sudirman jam 5-8 emang kayak bencana alam sih,” tulis netizen dengan emoji senyum.
“Wkwkwk udah bosen sama Sudirman, sering banget numpuk begitu, untung udah pindah kerja,” timpal netizen lain.
“Buset gak berubah, dari dulu begini mulu, malah makin makin,” sahut yang lain disertai emoji menangis.
Netizen juga menilai kepadatan terjadi lantaran stasiun Sudriman terlalu sempit dengan jumlah KRL yang sedikit, belum lagi rentan waktu kedatangan KRL yang dinilai cukup lama hampir 20 menit sekali.
“Stasiun nya udah terlalu kecil,” tulis netizen.
“Keretanya terlalu sedikit sih jujur, dibandingkan di Manggarai,” ucap netizen lain.
“Tapi emang sih nungguin kereta di Sudirman tuh lama banget bisa 20 menit,” sahut yang lain.
Berita Terkait
-
Bikin Merinding! Balita Lihat Sesuatu saat Disuapi Ibunya di Sebuah Tempat Makan, Netizen Curiga buat Penglaris
-
Gak Ada Akhlak! Cewek Berhijab Oral Seks saat Siang Bolong, Ditonton Orang-orang di Lampu Merah
-
Sebut Putrinya Dizalami di Kasus Kopi Sianida, Ibu Jessica Wongso: Emang Ini Dibikin, Kayak Sinetron
-
Buntuti Cewek hingga Ganti Baju di Toilet, Aksi Pria Nyamar Pakai Cadar Ini Mengerikan!
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan