Suara.com - Film Cahaya Dari Timur (CDT) Beta Maluku dan Laskar Pelangi akan diputar di hadapan anggota Kongres Amerika Serikat untuk bahan diskusi dan kajian antropologi. Produser CDT Glenn Fredly mengaku telah dihubungi pihak kedutaan Amerika terkait pemutaran dua film ini.
Ia mengatakan, momentum ini akan dipergunakan sebaik mungkin untuk memperkenalkan budaya Indonesia khususnya Maluku.
"Kami bersyukur karena CDT merupakan film baru tetapi mendapat tempat di hati penikmat film Indonesia, bahkan akan diberikan kesempatan untuk diputar di luar negeri," katanya di Ambon, Sabtu (12/7/2014).
Menurut Glenn, film merupakan produk budaya yang memiliki kekuatan besar untuk merubah cara pandang masyarakat Indonesia tentang Maluku. Film ini, katanya tidak hanya menceritakan keindahan alam, keramahan masyarakat Maluku tetapi juga menegaskan daerah ini tidak selalu identik dengan kekerasan, kemiskinan.
"Sebagai seniman kami ingin menjadi bagian alat untuk menghancurkan stigma seperti itu supaya indonesia tidak hanya dilihat dari Jakarta, kita harus mulai mengajak masyarakat melihat Indonesia dari timur," katanya.
Ia mengakui, film ini mendapat atensi luar biasa sebagai salah satu film terbaik yang pernah dibuat yakni memberikan potret kondisi Maluku khususnya Tulehu dan kota Ambon. "Film ini berbicara tentang identitas juga rekonsiliasi di masyarakat, dan umumnya media mengangkat tentang proses rekonsiliasi kondisi masyarakat hingga hari ini," kata Glenn.
Dijelaskannya, perdamaian yang tercipta menunjukan ada pergeseran yang berbeda tentang cara pandang masyarakat. "Saya bersyukur film ini menjadi pembicaraan dari mulut ke mulut, juga di sosial media. Efeknya setiap orang yang selesai memonton film ini mau belajar bahasa Maluku, dan ingin berkunjug ke daerah ini. Hal ini menunjukan film merupakan produk budaya yang dapat merubah stigma," tandasnya.
Ia menambahkan kebudayaan bisa menjadi cara untuk merubah prespektif masyarakat jangka panjang terutama di era globalisasi. Dan ia optimis dari film ini akan lahir karya lain dari anak Maluku. "Ini adalah awal untuk sesuatu yang lebih besar kedepan," katanya. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Gedebage Jazz Festival Naik Kelas, Evolusi Menuju Panggung Dunia
-
Lagu Baru Luqman Podolski 'Ayah' Ungkap Sisi Kelam Hubungan Keluarga yang Jarang Dibicarakan
-
Bukan Algoritma, Ini Sosok 'Pemain Baru' di Balik Lagu Viral TikTok yang Perlu Kamu Tahu
-
FORESTRA 2026 Umumkan Line Up Tahap Kedua, Hadirkan Perpaduan Musik dan Keindahan Alam
-
Dituding Acuh saat Thariq Halilintar Buka Kado, Aaliyah Massaid Beri Klarifikasi Menohok
-
Canting Londo Kitchen Gelar Road to Intimate Concert Bersama Sandhy Sandoro di Solo
-
Lina Mukherjee Kena Body Shaming Bekas Luka Caesar, Amanda Manopo Kasih Pembelaan Begini
-
Putry Poyz Buka Lifestyle Hub di Jakarta Selatan, Sediakan Tempat Khusus Buat Para Content Creator
-
Berapa Gaji Sus Rini? Gaya Pengasuh Rayyanza Pakai Tas Mewah Jadi Perbincangan
-
Tas Branded Sus Rini saat Liburan di Kapal Pesiar Jadi Sorotan, Berapa Harganya?