Bola / Bola Dunia
Rabu, 24 Juni 2026 | 17:42 WIB
Pelatih Ghana, Carlos Queiroz, secara terbuka mempertanyakan kinerja Video Assistant Referee (VAR) setelah dua insiden kontroversial yang melibatkan pemain Inggris tidak berujung pada hukuman bagi lawan. (Instagram/@blackstarsofghana_)
Baca 10 detik
  • Timnas Inggris bermain imbang 0-0 melawan Ghana dalam laga fase grup Piala Dunia 2026 yang berlangsung sengit.
  • Kegagalan mencetak gol membuat skuad asuhan Thomas Tuchel harus memenangkan laga terakhir kontra Panama untuk lolos.
  • Pelatih Ghana, Carlos Queiroz, memprotes kinerja wasit dan VAR terkait dua insiden kontroversial yang melibatkan pemain Inggris.

Suara.com - Timnas Inggris gagal memastikan tiket ke babak gugur Piala Dunia 2026 setelah ditahan imbang Ghana tanpa gol dalam laga fase grup yang berlangsung sengit.

Hasil 0-0 tersebut membuat skuad asuhan Thomas Tuchel harus menunggu hingga pertandingan terakhir untuk mengamankan kelolosan ke babak 32 besar.

Inggris kesulitan menembus pertahanan disiplin Ghana sepanjang pertandingan. Meski mendominasi penguasaan bola dan menciptakan sejumlah peluang, The Three Lions tidak mampu mengonversinya menjadi gol.

Ghana sempat melancarkan protes terhadap sejumlah keputusan wasit yang dinilai merugikan mereka.

Pelatih Ghana, Carlos Queiroz, secara terbuka mempertanyakan kinerja Video Assistant Referee (VAR) setelah dua insiden kontroversial yang melibatkan pemain Inggris tidak berujung pada hukuman bagi lawan.

Insiden pertama terjadi pada menit ke-66 ketika kiper Inggris Jordan Pickford bertabrakan dengan penyerang Ghana Prince Adu di luar kotak penalti.

Kemudian pada menit ke-78, bek Inggris Ezri Konsa dianggap menjatuhkan Adu di dalam area terlarang. Namun, wasit tidak memberikan kartu maupun penalti dalam kedua kejadian tersebut.

"Saya tidak yakin VAR masih berfungsi di Piala Dunia ini. Kita masih punya VAR? Apakah alat itu bekerja?" ujar Queiroz melansir Independent.

Menurut pelatih asal Portugal itu, kedua insiden tersebut seharusnya mendapat perhatian lebih dari perangkat pertandingan.

Baca Juga: Buka Peluang Duel Lawan Lionel Messi di Piala Dunia 2026, Cristiano Ronaldo: Top!

Ia menilai Ghana memiliki peluang besar untuk meraih kemenangan dan menyebut Inggris beruntung dapat menghindari kekalahan.

Pada penghujung laga, Inggris sebenarnya memiliki kesempatan emas untuk memecah kebuntuan. Sundulan Nico O'Reilly membentur mistar gawang, sementara bola muntah yang disambar Harry Kane justru melambung di atas gawang dari jarak dekat.

Hasil imbang ini membuat Inggris harus meraih hasil positif pada laga terakhir grup melawan Panama di New York pada Sabtu mendatang untuk memastikan tempat di fase gugur. Sementara itu, Ghana tetap menjaga peluang mereka untuk melangkah ke babak berikutnya.

Di luar jalannya pertandingan, gelandang Ghana Thomas Partey mendapat sorakan dari sebagian pendukung Inggris sepanjang babak pertama.

Pemain tersebut kembali memperkuat Ghana setelah absen pada pertandingan sebelumnya melawan Panama.

Selain itu, Partey juga menjadi sorotan saat sesi jabat tangan sebelum laga ketika tampak tidak mendapat respons dari bek Inggris Djed Spence.

Load More