Suara.com - "Garuda Superhero" merupakan pelopor film animasi yang bertema kepahlawanan di tengah tema yang kian marak, yakni drama percintaan, horor, "thriller" dan sebagainya.
"Kalau untuk film bisa dibilang ini yang pertama, kalau sinetron-sinetron 'kan sudah banyak," kata Sutradara Garuda Superhero X-Jo usai konferensi pers di Popcon Asia 2014, Jakarta, Sabtu, (20/9/2014).
Dia mengatakan, butuh waktu 10 tahun untuk mewujudkan ide film tersebut karena sulit untuk baik dari pihak yang mau memproduksi maupun teknik pembuatan film.
"Kembali lagi ke tema tadi, enggak ada produser yang mau, tetapi ketika film ini keluar, banyak produser yang telepon saya," katanya.
X-Jo mengatakan, Garuda Superhero merupakan film pertama Indonesia yang diproduksi dengan teknologi animasi "computer generated imagery" (CGI), di mana sebagian besar proses produksi hanya dilatarbelakangi oleh "green screen". Artinya, 90 persen pengambilan gambar dilakukan di studio.
Selain itu, dia menambahkan, proses penyuntingan (editing) dilakukan dengan rekayasa digital animasi "matte painting", yakni ilusi yang sengaja dicipta untuk membangun visualisasi tertentu.
Dia menuturkan pemilihan pemeran juga harus dipertimbangkan secara matang mengingat film ini merupakan superhero yang akan dicontoh dan diidolakan anak-anak.
"'Image'-nya (citranya) harus baik, tidak boleh merokok, badannya harus bagus, harus sehat, pokoknya bersih enggak ada sangkut pautnya sama satu kasus," katanya.
Karena itu, pemeran utama dalam film Garuda Superhero, yakni Rizal Al-Idrus yang merupakan seorang dokter dan finalis ajang tubuh berotot 2012.
Dia mengatakan seluruh pemain mengikuti karantina selama empat bulan, yang meliputi "reading", kelas bela diri (fighting) dan lainnya.
"Kita enggak pakai 'stuntman' (pemain pengganti) ," katanya. (Antara)
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Melawan Arus Viral, Agushafi Gandeng Satrio ALEXA Lahirkan Pop Ballad Grande 'Tunggu Apa Lagi'
-
Fancon Kim Myungsoo di Jakarta Tinggal Hitungan Jam, Simak Rundown dan Jadwal Benefitnya
-
Momen Haru Ruben Onsu dan Igun di Tanah Suci: dari Cuaca 50 Derajat hingga Me-Time di Depan Kabah
-
Kisah TikToker Kiki Jupe, dari Guru Honorer Kini Jadi Pengusaha Kuliner Sukses
-
Prambanan Jazz Festival 2026 Rayakan Sukacita Lewat Tema Celebrate The Joy
-
Prambanan Jazz 2026 Siapkan Konsep 'Playing Jazz', Sejumlah Musisi Lintas Genre Akan Tampil Beda
-
Boby Berliandika X Factor dan Istri Rajut Karier Musik hingga Bisnis di Tengah Gempuran Digitalisasi
-
Pulang Umrah, Ruben Onsu Akhirnya Buka Suara soal Gugatan Hak Asuh Anak ke Sarwendah
-
Agna Rangkum Perihnya Perpisahan Sunyi dalam Lagu 'Diluar Hal Biasa'
-
DNA Rilis Album Aurora, Realita Kehidupan DJ Aloy dan JayJax dalam 18 Lagu