Pemulihan Pascagempa NTT Mulai Berjalan, Askrindo Salurkan Bantuan untuk Korban Flores

Selasa, 18 Agustus 2026 | 07:58 WIB
Foto udara posko pengungsian korban gempa bumi NTT di Lapangan Barangkolong, Reo, NTT, Senin (17/8/2026). [ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/foc]
  • Kelistrikan Flores Barat dan Timur pulih 100 persen.
  • Akses jalan NTT mulai kembali bisa dilalui secara terbatas.
  • Askrindo salurkan bantuan kebutuhan dasar bagi korban gempa.

Suara.com - Proses pemulihan pascagempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), mulai menunjukkan perkembangan. Sejumlah infrastruktur yang sempat terdampak bencana kini secara bertahap kembali berfungsi.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan kondisi kelistrikan di sejumlah wilayah terdampak telah pulih. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan mengatakan jaringan listrik di Flores Barat dan Flores Timur yang sebelumnya terdampak gempa kini telah kembali beroperasi sepenuhnya.

"Kelistrikan di wilayah Flores Barat dan Flores Timur yang bersumber dari 11 trafo terdampak kini telah 100 persen beroperasi kembali dengan baik," ujar Berton dalam konferensi pers yang diikuti secara daring di Jakarta, Senin, seperti dikutip Antara.

Pemulihan juga terlihat pada akses transportasi. BNPB menyebut jalan-jalan di wilayah NTT secara umum sudah dapat dilalui, meskipun pada sejumlah titik akses masih dilakukan secara terbatas.

Perkembangan tersebut menjadi sinyal awal bahwa aktivitas masyarakat dan distribusi bantuan mulai dapat kembali bergerak setelah gempa menyebabkan gangguan terhadap sejumlah fasilitas dan layanan dasar.

Di tengah proses pemulihan tersebut, dukungan dari dunia usaha turut mengalir. PT Asuransi Kredit Indonesia (Persero) atau Askrindo menyalurkan bantuan tanggap darurat bagi masyarakat yang terdampak gempa bumi di Pulau Flores.

Bantuan tersebut diserahkan kepada BNPB Provinsi NTT dan bertepatan dengan momentum HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.

Direktur Utama Askrindo M Fankar Umran mengatakan momentum kemerdekaan menjadi pijakan bagi perusahaan untuk memperkuat solidaritas dan kepedulian terhadap masyarakat yang sedang menghadapi bencana.

"Kami berkomitmen untuk terus mendampingi proses pemulihan hingga masyarakat Pulau Flores dapat bangkit kembali dengan semangat kemerdekaan yang tangguh," kata Fankar.

Askrindo menyediakan berbagai kebutuhan dasar bagi para pengungsi, mulai dari obat-obatan, bahan pangan, perlengkapan logistik sanitasi dasar hingga perlengkapan bayi.

Menurut Fankar, keterlibatan perusahaan dalam penanganan bencana tidak berhenti pada penyaluran bantuan darurat. Askrindo ingin mengambil peran sebagai mitra masyarakat dalam mendukung pemulihan sosial, pembangunan sumber daya manusia, serta penguatan ketahanan masyarakat di berbagai daerah.

"Askrindo akan terus berkoordinasi secara intensif dengan BNPB Provinsi NTT guna memastikan seluruh bantuan dapat tersalurkan secara aman, cepat, dan tepat sasaran," tuturnya.

Sementara itu, proses pencarian dan penyelamatan masih terus dilakukan. Berton mengatakan tim gabungan yang terdiri dari Basarnas bersama kementerian dan lembaga terkait masih bersiaga di tujuh kabupaten yang terdampak gempa.

Terkait
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com