Suara.com - Penyanyi dan pemusik dangdut yang digelari "raja dangdut" Rhoma Irama, ternyata masih memiliki penggemar fanatik. Bahkan rencananya, penggemar Rhoma yang tergabung dalam "Fans Of Rhoma and Soneta" (Forsa) dari seluruh Indonesia bakal menggelar musyawarah nasional pada 24 hingga 25 Oktober 2014 di Jakarta.
Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Forsa Surya Aka Syahnagra di Jakarta, Rabu mengatakan musyawarah secara nasional yang digelar kali pertama ini akan dihadiri 25 dewan pimpinan wilayah/provinsi, serta 66 dewan pimpinan daerah seluruh Indonesia.
"Tamu yang datang diperkirakan mencapai 300 orang, yang mewakili sebanyak tiga juta penggemar Rhoma Irama dari seluruh penjuru Indonesia, yakni dari Pulau Sumatera hingga Papua," katanya.
Dalam kehadirannya, direncanakan Rhoma dan Soneta Grup akan bernyanyi serta bernostalgia bersama beberapa mantan personel Soneta yang sudah pensiun.
"Nantinya juga ada artis pendukung yang memastikan hadir, yakni sejumlah penyanyi dangdut senior seperti Ike Nurjana, Rita Soegiarto, Mara Karma dan Elvi Sukaesi," katanya.
Sementara agenda Munas yang akan dibahas adalah pemilihan ketua umum baru dan pembentukan komunitas-komunitas kecil pencinta dangdut di berbagai pelosok tanah air. Dalam Munas ini juga akan dibahas langkah hukum terkait masalah pembajakan dari beberapa karya Rhoma oleh beberapa artis.
"Kegiatan Munas ini digelar agar penggemar Rhoma Irama bisa mengamalkan isi dari lagu-lagu Rhoma Irama yang berisikan dakwah, sehingga akan mampu membuat Indonesia berakhlak baik ke depannya," katanya. (Antara)
Berita Terkait
-
Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih
-
Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional
-
Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026
-
Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah
-
Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
Terkini
-
AKBP Terlapor Dugaan Pelecehan Polwan Batal Dilantik jadi Kabid Dokkes Polda Sumbar
-
Dimediasi Dasco, PWI dan Hotman Paris Berdamai: Laporan Dugaan Penghinaan Dicabut
-
Down and Out in Paris and London: Kisah Nyata George Orwell Mengungkap Sisi Gelap Kemiskinan
-
GMFI Hapus Akumulasi Rugi Rp512,9 Juta Dolar AS, Siap Tancap Gas Ekspansi
-
Istana Minta TNI Tak Hambat Ekspor Logam Tanah Jarang
-
Belanja Pegawai Sulit, Mendagri Desak Purbaya Segera Cairkan Anggaran DBH ke Pemda
-
Review Serial Lucky: Pelarian Berdarah Anya Taylor-Joy dan Misteri 10 Juta Dolar
-
Soal Peluang Harga Pertamax Turun Agustus, Wamen ESDM: Kita Ikuti Harga Pasar!
-
The Art of Solitude: Ketika Kesendirian Jadi Jalan Mengenal Diri Sendiri
-
Presiden Macron Sebut Kebakaran Hutan Eropa Lebih Buruk dari Kondisi Perang Dunia II