Setelah film Jagal (The Act of Killing), Joshua Oppenheimer kembali merilis film dokumenter berlatar tragedi 1965. Berbeda dengan film sebelumnya, film kedua yang diberi judul "Senyap" (The Look of Silence) ini mengambil angle yang berbeda.
Suara.com - Kali ini Joshua melihat tragedi ini dari sudut pandang keluarga korban yang hingga kini masih penasaran tentang siapa yang terlibat dan bertanggung jawab dalam pembantaian yang terjadi 49 tahun silam itu. Pengambilan gambar masih dilakukan di Sumatera Utara, tepatnya di Deli Serdang, salah satu kota berdarah ketika Gerakan G30S meletus.
Dikisahkan dalam film ini, sosok pemuda bernama Adi Rukun (penjual kacamata) yang merupakan adik Ramli, salah seorang korban pembantaian 1965 dahulu. Ibu dan ayah Ramli menderita atas kematian anak sulungnya yang dituduh komunis. Meski sudah renta, sang ibu masih mengingatnya dengan baik ketika si sulung Ramli diseret oleh beberapa pemuda dari rumahnya, lalu diangkut ke ladang pembantaian dengan menggunakan truk.
Di film keduanya ini, Joshua Oppenheimer juga berhasil membujuk para penjagal menampilkan atraksinya saat mengeksekusi Ramli.
Adi yang saat kejadian belum lahir, mendengarkan kisah kekejaman yang dialami kakaknya dari sang ibu. Adi dibantu Joshua menemui satu per satu para penjagal yang terlibat dalam pembantaian kakaknya.
Sembari melayani pasien memilihkan kacamata yang sesuai, Adi menyusuri tempat-tempat kehidupan si penjagal yang sebagian besar adalah pasiennya sendiri. Betapa campur aduknya perasaan yang dirasakan Adi.
Adi harus memendam perasaannya dalam-dalam, berusaha tetap dingin untuk membuka komunikasi agar kebenaran di masa kelam itu dibuka sendiri oleh pelaku.
Joshua lewat scene yang ia hadirkan, berhasil membawa penonton ikut tersiksa dan memahami posisi para pembunuh itu, yang merasa terpojok sekaligus merasa bersalah, bahkan mungkin "tak berdaya" ketika Adi datang yang secara tak langsung sebagai penggugat atas kematian kakaknya.
Kadang Adi tak kuasa menahan emosi, dan tanda tanya besar itu terlihat dari raut wajah Adi yang hanya bisa terdiam dan tercenung, dan tengelam dalam kesenyapan dirinya sendiri. Sampai menjelang akhir film, Adi mempertemukan ibunya dengan Pak Kemat, salah seorang korban yang luput dari pembantaian dan masih hidup sampai saat ini. Di sosok pak Kemat inilah, si ibu menemukan sosok Ramli.
Benang merah antara "Senyap" dengan "Jagal" adalah kisah para pembantai yang terang-terangan mengaku sebagai pembantai orang yang diduga simpatisan PKI. Jangankan penyesalan, permintaan maaf pun tak pernah terlontar dari mulut mereka. Para jagal ini menganggap apa yang mereka lakukan adalah bentuk usaha untuk membela negara.
Lewat "Senyap", Adi, Joshua dan kawan-kawan ingin memberi tahu bahwa mereka tahu apa yang sebenarnya terjadi di balik kebohongan para pelaku. Cepat atau lambat, kebohongan akan terungkap. Bagi Anda yang ingin menonton film ini bersama komunitas, bisa mendaftar di www.filmsenyap.org. Atau tunggu penayangannya secara serentak pada 10 Desember mendatang bersamaan dengan peringatan Hari Hak Asasi Manusia.
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
Terkini
-
Unggah Caption Wanita Mandiri Tak Takut Kesepian, Nasib Rumah Tangga Maia Estianty Dipertanyakan
-
Usai Viral, Mohan Hazian Akhirnya Menghubungi dan Minta Maaf ke Korban Pelecehan
-
Mohan Hazian Akui Lakukan Pelecehan Seksual, Terima Konsekuensi dan Siap Bertanggung Jawab
-
Simpan Kontak Tristan Molina Pakai Nama 'Suami', Olla Ramlan Disentil Ivan Gunawan
-
Debut Akting Coach Justin di Film Jangan Seperti Bapak Banjir Komentar Kocak
-
Bintang Dawson's Creek, James Van Der Beek Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker Kolorektal
-
Cari Brondong di Dating Apps Lewat Series Baru, Tatjana Saphira Sempat Penasaran Jajal Aplikasinya
-
Ananda Zhafira Beri Klarifikasi usai Dituduh Halangi Okin Dukung Anaknya Lomba
-
Konten Lokal Saingi KDrama di Platform Streaming Asia Tenggara, Vidio Ekori Netflix
-
Profil Annisa Dalimunthe, Diva Cilik yang Guncang Panggung The Catwalk Master Asia 2026