Aktor laga Joe Taslim mengapresiasi industri film Hollywood yang memilih Indonesia sebagai lokasi syuting, seperti film Black Hat yang akan rilis di bioskop pada 16 Januari 2015 nanti. Sebelumnya, film Hollywood yang mengambil lanskap Indonesia, yakni Eat, Pray, Love yang mengambil lokasi di Bali, dan The Philosophers yang mengambil beberapa tempat indah di Indonesia.
"Keren, sekarang film Hollywood sudah mau syuting di sini. Terus banyak orang Indonesia juga terlibat. Bahasa Indonesia juga banyak dan lokasinya sudah familiar buat kita," kata Joe ditemui usai penayangan perdana Black Hat di Indonesia di XXI Plaza Indonesia, Jakarta Pusat, Selasa (13/1/2015).
Setidaknya ada empat lokasi yang ikut tersorot dalam film yang dibintangi oleh Chris Hemsworth yang juga dikenal memerankan karakter Thor. Blackhat mengambil gambar di kawasan Tanah Abang, Pelabuhan Sunda Kelapa, Lapangan Banteng dan Kawasan Kota Tua.
Kebudayaan Indonesia juga tersorot di film itu. Ada adegan tembak-tembakan di tengah arak-arakan ogoh-ogoh, serta seorang aktor yang memakai batik motif parang. Joe Taslim berharap, dengan adanya film ini akan bermunculan film-film lain yang melakukan syuting di Indonesia sehingga lambat laun industri Hollywood tertarik untuk bekerjasama dengan sineas Indonesia.
"Banyak cast supporting Indonesia. Kalau lihat tadi itu banyak sekali esktras Indonesianya. Bahasa Indonesia juga banyak, semoga kedepan akan semakin banyak yang seperti ini," ujarnya.
Pemeran film The Raid: Redemption dan Fast and Furious 6 ini juga kagum kepada film arahan sutaradara Michael Mann yang menceritakan kejahatan di dunia maya itu.
"Banyak yang menarik tapi adegan hack pertama kali itu keren sih. Power full banget menurut saya," ujarnya.
Selain itu, Joe juga menyampaikan adegan aksi di film-film tersebut tak kalah seru dengan film lainnya. "Film-film aksi memang sudah banyak yang bagus sekarang."
The Hat juga dibintangi aktris cantik asal Cina, Tang Wei, dan aktris Viola Davis. Film ini bercerita tentang pencarian seorang hacker yang melibatkan dua negara sekaligus. Pengejaran dilakukan hingga ke beberapa tempat dan berakhir di Jakarta.
Tag
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Dirjen Bea dan Cukai Bongkar Peredaran 20 Ribu Botol Miras Legal, Selamatkan Uang Negara Rp 2 M
-
6 Fakta di Balik Munculnya Spanduk 'Tangkap Jokowi' di Lebak Banten
-
Digerebek Lagi, Dua Kilang Minyak Ilegal di Muba Terbongkar, Pemiliknya Masih Buron
-
Dorong Ciwidey Naik Kelas, Legislator NasDem Ini Ingin Warga Manfaatkan Jabatannya di Komisi IV DPR
-
Walk Out dari Paripurna, Pengamat Nilai Keliru Jika Sebut Bobby Nasution Arogan
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123
-
Geger Spanduk 'Tangkap Jokowi' Bertebaran di Lebak Jelang Kunjungan ke Banten
-
Karhutla Sumsel Terus Meluas, Mengapa Muba dan Ogan Ilir Jadi Titik Terparah?
-
Generasi Muda Disebut Jadi Kunci Hadapi Tantangan Perubahan Iklim hingga Ketahanan Pangan
-
Dakwaan Dibatalkan Hakim, Jaksa Kembali Limpahkan Perkara dr Tifa ke PN Jakarta Timur