Suara.com - Nyimas Yusreni menindaklanjuti dugaan pemalsuan tanda tangan perdamaian antara dirinya dengan Yusniana, istri Gubernur Jambi, Hasan Bisri Agus di Bareskrim Mabes Polri. Nyimas menduga ada oknum-oknum tertentu yang terlibat dalam kasus ini.
Namun Nyimas tak menyebutkan pihak yang dicurigainya. Ia juga menegaskan tidak menuduh mantan kuasa hukumnya dari tim kuasa hukum Farhat Abbas.
"Saya tidak menuduh Farhat. Saya tidak berurusan lagi dengan Farhat. Tapi saya ingin kasus ini selesai. Kenapa bisa ada surat perdamaian itu," ungkap Nyimas Yusreni, di kawasan Prapanca, Jakarta Selatan, Jumat (23/1/2015).
Awalnya Nyimas menggunakan jasa tim kuasa hukum Farhat Abbas untuk pelaporan kasus penghinaan dan ancaman pembunuhan oleh Yusniana, istri Gubernur Jambi, Hasan Basri Agus.
Namun secara tiba-tiba, Farhat, meminta Nyimas menandatangani surat perdamaian kasus tersebut. Nyimas ogah mengikuti kata-kata Farhat dan memustuskan hubungan kerja sama dengan Farhat.
Tak lama kemudian, Nyimas dibuat kaget dengan adanya surat perintah penghentian penyidikan (SP3) yang telah ditandatangani. Padahal Nyimas merasa tidak pernah menandatangani surat tersebut.
Kini, Nyimas Yusreni dan kuasa hukumnya, Ibrahim Kadir Tuasamu fokus mengurus pemalsuan data. Dirinya tak ingin kasus ini menjadi pertarungan dirinya dan Farhat.
Nyimas dan kuasa hukumnya telah melaporkan pemalsuan tandatangan tersebut di Bareskrim Mabes Polri, tercatat dalam LP bernomor LP/62/1/2015/Bareskrim dengan perkara Pemalsuan Tindak Pidana Pemalsuan Tanda Tangan Pasal 263 ayat (1) KUHP.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Bantah Hera eks ART, Erin Taulany Pastikan Anak-Anak Marah Fotonya Diposting
-
Kasus Pelanggaran Privasi Berpeluang Gugur, Erin Taulany Bikin Laporan Baru ke Hera eks ART
-
Cerita Korban Kecelakaan Bekasi Timur Didatangi Petugas KAI di Rumah
-
Sahabat Sejatiku: Lagu Penyemangat di Tengah Kondisi Pasar Modal yang Tertekan
-
Apes, Jefan Nathanio Ketiban Plafon Kamar Hotel saat Syuting Dukun Magang
-
Kabar Terbaru Lutfiana Ulfa, Perempuan yang Dinikahi Syekh Puji di Usia 12 Tahun
-
Sinopsis 5 Film Netflix Paling Banyak Ditonton per Hari Ini
-
Sinopsis Fear the Night: Pesta Lajang Diganggu Teror Mematikan, di Bioskop Trans TV Malam Ini
-
Lagi Sakit Difotoin, Salman Khan Ngamuk ke Paparazzi
-
Sehari Hanya Dapat Rp8.000, Perjuangan Nenek 75 Tahun Gendong Anak Angkat Difabel Bikin Mewek